SERANG, (B1) – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang mengkritisi agenda Pilkada Kota Serang. HMI menilai Pilkada Kota Serang ramai tapi ‘garing’. Itu karena banyak Bakal Calon yang telah mendeklarasikan sebagai Calon Wali Kota namun integritas dan kapabilitasnya belum terlihat.
Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) HMI Cabang Serang, Aliga Abdillah, mengatakan belum ada sosok yang terbukti memiliki prestasi dibidang kesejahteraan masyarakat maupun tata ruang kota.
Padahal, kata dia, Kota Serang adalah atalase Provinsi Banten sudah saatnya menjadi kota Percontohan bagi daerah lain. Menurutnya, sudah saatnya Kota Serang memiliki tata ruang yang bagus. Agar wisatawan atau pengunjung merasa nyaman dan tertarik kepada kota Madani tersebut.
“Pilkada Kota Serang ini kan sangat terbuka, satu sisi kontradiktif terhadap varian yang ditampilkan. Sosoknya terutama, belum ada yang memiliki prestasi yang mumpuni, gak ada yang wah,” ujarnya, Jumat (20/10/2017).
Ia menuturkan, dengan banyaknya Bakal Calon harusnya adu gagasan soal strategi penekanan angka kemiskinan, pengangguran, dan tata ruang kota yang laik.
“Kalau saat Pilgub, all star muncul, ada Dimyati tokoh dari Pandeglang, Pak Rano incumbent. Rame dan seru deh,” ucapnya.
Ia menegaskan, Wali Kota Serang periode selanjutnya memiliki tanggung jawab yang berat sebab sampai saat ini masih banyak persoalan yang masih menjadi kendala di masyarakat. Selerti RTLH, ruang terbuka hijau, kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. (Arai).
























