
SERANG, (B1) – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan kelapa muda di bahu jalan Pasar Lama Kota Serang, mengeluhkan terkait biaya salar kebersihan yang begitu mahal dari Pemerintah Kota (Pemkot) maupun dari Dinas PU (kebersihan), yang mencapai harga hingga Rp35 ribu perharinya.
Dari pengakuan salah satu pedagang kelapa, Mang Sai (55) mengatakan bahwa, setiap hari nya beliau di tarif harga kebersihan dari Rp1 ribu sampai dengan Rp35 ribu, karena yang meminta salar tidak hanya dari satu pihak saja, melainkan banyak pihak berbeda yang kejelasannya dipertanyakan.

“Ya tiap hari saya harus bayar kebersihan bisa mencapai Rp35 ribu karena yang meminta salar ada 4 orang yang beda-beda, ada yang dari Pemda dan sebagainya ada yang dari PU,” kata Mang Sai saat awak media konfirmasi di lapak dagang beliau, Senin (25/09/17).
Lanjut Sai, dari pembahasan yang di atas, beliau melanjutkan bahwa salaran tersebut harus wajib di bayar oleh para pedagang yang berjualan di bahu jalan walaupun tidak di perkirakan dagangan nya habis terjual atau tidak.
“Ya kalau untuk pembayaran kebersihan si wajib mas, tidak peduli mau dagangan kita laris terjual atau tidak, yang terpenting kita harus bayar salar kebersihan untuk setiap harinya. (Stevan).






















