POLITIKUncategorized

Fisip Untirta Survei Bacalon Walikota Serang

SERANG, (B1) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) lakukan survei popularitas terhadap bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Serang.

Hasilnya Vera N Jaman unggul atas bacalon lainnya dengan angka 67 persen. Posisi kedua foremost politikus Partai Demokrat, Hj. Nuraini dengan angka popularitas 57 persen, Ayib Najib (Duce) 36 persen, Ranta Soeharta 30 persen, Wahyudin Jahidi 29 persen, Syafrudin dan Subadri Ushuludin 21 persen.

banner 300x600

“Bakal Calon lainnya dibawah 17 persen, press release ini menyajikan hasil survei tentang preferensi politik masyarakat Kota Serang menjelang Pilkada Walikota Serang tahun 2018. Proses pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 28 Agustus–5 September 2017, melalui face-to-face interview dengan teknik structured interview terhadap 600 orang yang merupakan masyarakat dewasa dan terdaftar sebagai pemilih di Kota Serang. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat untuk memilih,” kata Peneliti Utama FISIP Untirta Anis Fuadi, saat memberikan keterangan pers kepada awak media, di Gedung Serba Guna FISIP Untirta di Pakupatan Kota Serang, Senin 18 September 2017.

Ia menuturkan, dari hasil riset yang dilakukan oleh pihaknya tersebut angka popularitas diungguli oleh Vera Nurlaila Jaman. Namun, kata dia, angka elektabilitas tertinggi diungguli oleh Wakil Ketua DPRD Banten, HJ. Nuraini dengan angka mencapai 25,7 persen, sementara Vera Nurlaila Jaman hanya 15,5 persen, disusul Ranta Soeharta 10, 8 persen, Wahyu Papat 8,8 persen, Iif Fariudin 7, 4 persen. Sedangkan yang lainnya berada dibawah 6,8 persen.

Menurutnya, masyarakat banyak yang mengenal Bakal Calon Wali Kota, tetapi saat ditanya memilih siapa andai Pemilihan Wali Kota dilaksanakan saat itu, kebanyakan mereka enggan untuk memilihnya.

Diketahui, 23 Bakal Calon Wali Kota Serang periode 2018-2023 yang dijadikan objek riset oleh FISIP Untirta tersebut adalah Vera Nurlaela Jaman, Nuraini, Ayib Najib (Duce), Bambang Janoko, Agus Irawan, Wahyu Papat, Subadri Ushuludin, Ahmad Rosadi, Amanudin Toha, Edi Sumatirta, Eki Baikhaki, Iif Fariudin, Lalu Atharussalam, Lukman Hakim, Muqodas, Najib Hamas, Purbo Asmoro, Ranta Soeharta, Syafrudin, Wahyudin Jahidi, Yhanu Setiawan, dan Arif Kirdiat.

Sementara itu, Pakar Politik Untirta, Leo Agustin, mengatakan dari hasil riset yang dilakukan pihaknya, sebagian masyarakat belum mengetahui waktu pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018. Kemudian, tingginya harapan masyarakat atas kepala daerah baru dan popularitas belum menentukan elektabilitas. (Arai).

Exit mobile version