SERANG, (B1) – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Serang, diduga mendapatkan ancaman teror yang dilayangkan oleh orang tak dikenal, melalui surat yang ditemukan di wiper mobil patroli Polresta Serang, Senin (26/6/17).
Dari hasil konfirmasi yang didapatkan Bantensatu dari Kapolresta Serang AKBP Komarudin, adanya surat bernada ancaman tersebut, diketahui oleh beberapa petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Serang sekitar pukul 14.00 WIB di wiper mobil Patwal ford ranger Polda Banten, yang terparkir di depan Pos Polisi Satlantas Polresta Serang, Jalan Veteran, Alun-alun Timur, yang berada didepan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Serang.
“Surat kertas bukan surat kaleng,” tulis AKBP Komarudin saat dihubungi via pesan elektronik.
Dari informasi yang beredar di beberapa group instant messenger seperti whatsapp, didalam surat yang ditemukan terdapat tulisan ‘Jadilah Negara Islam Indonesiaku’ yang ditulis menggunakan pensil.
“Kami berbaiat kepada Abu Bakar Al-Baghdadi bukan Jokowi,” demikian tulisan dalam surat tersebut.
Selain itu, terdapat pula tulisan Lailahailahallahu bukan Lailahaillallah, dilengkapi dengan daftar sejumlah tempat di Kota Serang seperti Kantor Pos, Gereja HKBP, Ramayana, Gedung Lama, KP3B, Polsek, Bank BNI, Bank BRI dan Royal.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa salah satu daftar sejumlah tempat yang disebutkan akan menjadi tempat sasaran.
Dalam surat lainnya yang ditemukan bersamaan dengan surat pertama menggambarkan sebuah peta yang diduga merupakan denah dari Pos Polisi di depan Alun-alun Timur Kota Serang, disertai tulisan ‘Siapkan Dirimu Polisi Thogut. Kami Akan Datang Setelah Marawi Filipina, Selanjutnya Adalah Indonesia’.
Hingga saat ini pihak Kepolisian masih mendalami siapa pelaku terkait peletakkan surat bernada ancaman tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak panik.
“Masyarakat tidak perlu panik. Salam hormat untuk keluarga dan selamat mudik. Serang biar kami yang jaga,” tulis AKBP Komarudin kepada Bantensatu.
Dari hasil rekaman camera closed circuit television (cctv) yang berada diseberang jalan Pos Polisi Alun-alun Timur, pelaku diketahui berjenis kelamin laki-laki, mengenakan kaos putih.
Pelaku terlihat berjalan menuju mobil Patwal Polisi dari seberang jalan dan selama beberapa menit terlihat tengah melakukan aktifitas didekat mobil Patwal dan kemudian segera meninggalkan lokasi diikuti oleh seseorang berbaju hitam dari belakang.
Pelaku yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya juga terlihat mondar-mandir dengan santai di depan Pos Polisi usai meletakkan surat di wimper mobil dan tidak langsung meninggalkan lokasi.
Baru setelah beberapa menit, pelaku mulai menghilang tertutup rimbunnya dedaunan. (Baehaqi Rizal).
