SERANG, (B1) – Truk bermuatan batu bernomor polisi A 9897 F yang melintas dari arah Cilegon menuju Serang harus berhadapan di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang dengan truk bermuatan galon air mineral dengan nomor polisi B 9070 NEU dari arah sebaliknya, Rabu, (31/5/17).
Akibatnya, bentrok antara keduanya tidak dapat dihindarkan dan menyebabkan kecelakaan hingga membuat arus lalu lintas dijalur tersebut macet.
Hal ini diungkapkan Dayat, salah satu warga yang kebetulan melintas dijalur tersebut dan secara langsung melihat kronologi terjadinya kecelakaan.
“Sekitar jam setengah dua belas (11.30 WIB) kejadiannya. Saya lagi dibelakang truk bermuatan galon. Dari arah berlawanan, muncul truk yang mengangkut batu dan terjadi kecelakaan,” ucap pria yang berprofesi sebagai guru di salah satu Kota Cilegon kepada Bantensatu.
Dayat menuturkan, saat terjadi kecelakaan sempat terdengar suara keras seperti ledakan dan membuat beberapa pengendara yang ada dijalur tersebut kaget termasuk dirinya.
“Ya pas nabrak itu, jeder aja. Kaget saya juga dan langsung menepi. Warga yang mendengar juga langsung keluar dan kondisi truk hancur bagian depannya. Supir galon tadi masih ada disana dan terlihat syok, sementara supir truk bermuatan batu kurang jelas dimana posisinya karena warga langsung berkerumun disana,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, kedua truk terlihat masih dalam posisinya masing-masing dengan kondisi truk pengangkut batu dalam kondisi hancur pada bagian depan, dan muatan batu berceceran di piggir jalan.
Sementara, truk yang bermuatan galon air mineral terlihat menghalangi kendaraan yang akan melintas di lokasi.
“Yang salah sih truk bermuatan batu, karena mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya, dan mengambil sisi kanan jalan,” sambung Dayat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. (Syarief/Baehaqi).
