SERANG, (B1) – Akibat banyaknya pembeli yang memarkirkan kendaraan di sepanjang bahu jalan Pasar Induk Rau (PIR), mengakibatkan arus lalu-lintas masih macet. Terlihat roda dua dan roda empat, memarkirkan kendaraanya di sembarang tempat.
Pantauan dilokasi, walaupun di sepanjang jalan PIR sudah tidak ada lagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan, tapi hal tersebut kini dijadikan lahan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang baik di kiri maupun di kanan jalan. Akibat hal tersebut kondisi tak jauh berbeda nampak terlihat dengan timbulnya kemacetan yang dianggap mengganggu kenyamanan dalam melakukan aktifitas di PIR terutama bagi pejalan kaki dan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Salah satu warga yang melintas, Rifky Hasan mengatakan, seharusnya jika memang dijadikan tempat parkir harus ada pengontrolan dari Dishub Kota Serang.
“Jangan di biarkan seperti ini, akibatnya di sebelah kiri maupun kanan menjadi tempat parkir dan jalan pun jadi menyempit,” kata Hasan saat ditemui di Pasar Rau, Selasa (11/4/17).
Sementara itu, Pengelola PIR, GM PT Pesona Banten Persada (PBP), Khairuz Zaman mengatakan, bahwa parkiran yang berada di bahu jalan pasar rau memang sangat dikeluhkan oleh masyarakat. Karena menyebabkan kemacetan setial hari nya, mulai dari siang hingga malam hari.
Seharusnya, dikatakan pria yang biasa disapa Aeng, apabila memang di jadikan lahan parkir, sebaiknya hanya satu bahu jalan saja yang digunakan untuk lahan parkir.
“Jangan ini mah kiri dan kanan di pergunakan, hingga menyempit dan menyebabkan kemacetan. Bagaimana masyarakat nyaman datang ke PIR, kalau setiap hari mengalami kemacetan,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, agar Dishub Kota Serang dapat melihat langsung kondisi yang terjadi, dan bahu jalan bisa dikembalikan fungsinya sesuai Surat Perjanjian Tempat Parkir (SPT). “Supaya kondisi kemacetan di PIR tidak berlarut-larut, dan segera bisa di atasi. Agar masyarakat di Kota Serang bisa dengan nyaman datang ke pasar rau,” ucapnya.
Di tempat berbeda, Kadishub Kota Serang, Mujimi mengaku akan melakukan peninjauan ke daerah pasar rau. Karena dirinya ingin melihat langsung kondisi yang terjadi, dan mengaku akan menanganinya dengan cepat.
“Nanti akan kita tinjau dulu, walaupun tidak tau pasti kapan dilakukan peninjauan,” ujar Mujimi kepada Bantensatu melalui sambungan seluler.
Kemudian pada saat ditanya lebih jauh, Mujimi mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan mengenai adanya parkiran di dua sisi jalan pasar rau. “Karena saya akan koordinasi dulu dengan Kepala UPT Parkir, Pak Yamin. Supaya dapat jelas permasalahanya,” tandasnya. (Stevan).
