‘Andai Sopir Truk itu Bupati’

  Oleh: Ken Supriyono “Ngarusak jalan aing sia,” cetus Bupati Lebak Iti Octavia Jaya, pada seorang supir truk fuso pengangkut tanah di Kampung Pasirbuah, Desa Lebakasih, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (18/2/2020). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat itu bunyinya: “Merusak jalan saya saja kamu.” Nada kalimat Bupati yang tinggi, menunjukkan kesan kemarahan. Intonasinya pun terdengar cukup jelas dalam rekaman video yang viral. Baik melalui pesan berantai WhatsApp, juga akun-akun media sosial. Nada kalimat kemarahan yang tak biasa. “Jalan saya.” Tekanan kata yang menujukkan keakuan; menyiratkan begitu besar kuasanya…

981 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Pengaruh ‘New Wave Marketing’ Terhadap Iklan Politik

  Oleh: Dian Ardika A. Malikiddin Apa itu New Wave Marketing ? New Wave Marketing merupakan pendekatan marketing tradisional yang bersifat vertikal. Pendekatan vertikal yang saya maksud disini adalah pendekatan pemasaran yang menggunakan media masa seperti TV, Radio, Koran, dan sebagainya. Arahnya one-way atau yang biasa disebut 1 arah, sehingga tidak memungkinkan terjadinya interaksi intens antara brand dengan konsumen, dan sifatnya one-to-many. Sehingga tidak bisa focus karena 1 siaran atau informasi diberikan kepada banyak orang/publik. Dalam pendekatan ini konsumen menjadi semacam objek yang dijadikan target market oleh si marketer. Sejak media masa itu ditemukan,…

6,315 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

2019 Polri Memuaskan

  Oleh : Varhan Abdul Aziz “Dalam Pengabdian Memberi Rasa Aman, Polisi Menabung Resiko Kematian.” -Najwa Syihab. “Mati dalam tugas menjadi kebanggaan.. Infantri Hantu Rimba, Marinir Hantu Laut, Kopaskhas, Hantu Udara, Pak Polisi Hantu Jalan Raya”. Sepenggal lagu pemacu semangat setiap insan abdi bangsa di atas, menunjukan sedemikian mulia tugas yang diemban di balik seragam dinas mereka. Hari ini menjadi miliki mereka yang masih melayani negara dalam lencana kewenangan yang dikenakan. Dan Polisi patut berbanga, Tahun 2019, ini memuaskan! Ini bukan kerja satu manusia super yang disebut KaPolri, ini adalah…

19,941 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers

Catatan Akhir Tahun 2019 PWI: Dengan beberapa catatan tentang kelemahan yang perlu diperbaiki, Pemilu 2019 telah berjalan lancar. Meski terjadi beberapa hambatan di sejumlah tempat, secara umum penyelenggaraan Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) yang untuk pertama kali berlangsung secara serentak, berjalan sesuai jadwal. Kalangan dunia internasional pun mengakui keberhasilan Indonesia dalam melaksanakan pemilu secara serentak hanya dalam satu hari itu. Angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mencapai 81 persen atau sekitar 3,5 persen di atas target yang ditetapkan, yakni 77,5 persen. Ini di atas partisipasi Pemilu sebelumnya pada…

23,301 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Surat Terbuka Untuk Andika Hazrumy: Tentang Kesetiakawanan Sosial Yang Kian Terkoyak

  Oleh: Subandi Musbah Perkenankan saya menulis surat terbuka. Pertama, ini dilakukan semata kecintaan pada sebuah institusi sosial bernama Karang Taruna. Juga prihatin atas situasi saat ini; publik Tangerang, sebagian Banten, membaca sedang ada semacam kegaduhan. Alasan kedua.Tentang bagaimana mengelola konflik yang seharusnya tidak dibiarkan liar. Surat ini harus segera sampai. Agar khalayak tidak semakin terbahak. Mentertawakan. Juga nyinyir. Marwah Karang Taruna harus tetap dijaga. Terakhir, barangkali soal bagaimana info berimbang. Harus ada suara lian. Lantang dan berani menyampaikan. Agar telinga orang nomor satu di Banten tidak sekadar mendapat kabar…

2,722 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Wawancara Khusus Dengan Komisaris Garuda, Timbo Siahaan

  Oleh : Ilham Bintang Di bawah pohon resto Hotel Whydham yang rindang di daerah Klungkung, Bali, Minggu ( 8/12/19) pagi, saya menyantap dua jenis sarapan lezat sekaligus. Yang pertama, dua butir telor Sunny Side Up plus Croissant dengan hot tea English Breakfast. Yang kedua, yang ini paling lezat dan teramat penting : wawancara khusus dengan Herbert Timbo Siahaan. Komisaris Independen PT Garuda Indonesia Tbk itu sudah seminggu jadi buruan wartawan. Semenjak kasus penyelundupan motor gede yang melibatkan Direktur Utama Garuda Indonesia, praktis sejak itulah pria berpostur tinggi besar ini…

29,398 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Golput Saat Pilkades Juga Pilihan

  Oleh: Fajar Restu Rizkiawan Akhir-akhir ini sedang gencar sekali kampanye yang dilakukan oleh para tim sukses untuk menyambut pemilihan kepala desa. Semarak betul, sampai obrolan keluarga saya saja sudah bergeser dari Prabowo jadi Menhan ke kedua calon Kepala Desa ini. Pemilihannya semarak, tidak kalah seru dengan pileg atau pilpres. Baleho dan spanduk sudah mulai dipasang. Entah kalo poster, di tiang listrik dekat rumah sih belum tertempel. Wajah-wajah calon kades itu diselingi warna serta nomor, tak lupa pula banyak slogan yang jadi jargon kuat masing-masing Paslon. “Lanjutkan!”, katanya. Atau “Pasti Amanah”…

4,094 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Dididik Korupsi dan Mendiskrimasi Sejak Dulu ?

  Oleh: Fajar Restu Rizkiawan Akhir-akhir ini, saya sering merasa janggal dengan sekitar. Beberapa kali membaca soal tindak korupsi, orang ramai-ramai mencela, meminta orang yang melakukan tindak korupsi dipidana. Memang sah saja orang berpendapat dan tidak salah, orang beranggapan jika tindakan korupsi itu perilaku tidak baik, eh!, tapi tunggu dulu. Mari menengok jauh ke belakang. Bukannya kita secara tak sengaja mendapat didikan berperilaku korupsi? Sepengalaman saya, kita memang sering sekali melakukan korupsi. Semisal waktu SD. Guru-guru saya sewaktu SD bilang, saat diberi latihan soal atau ujian, baiknya untuk mengerjakan sendiri, dilarang…

3,370 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Jangan Melawan, Nanti Hilang

  Oleh: Fajar Restu Rizkiawan Mei 1998, rakyat Indonesia merayakan kemenangan yang besar. Rezim yang menindas dikalahkan, pemimpin korup berhasil digulingkan. Reformasi! Reformasi! Kata mereka yang melawan kala itu. Sambil berharap kedepannya, Indonesia tidak dipimpin oleh para otoriter yang memenjarakan kritikan atau menyumbat keran pendapat. Sudah 21 tahun reformasi, sudah tahun 2019 sekarang, apakah negara sudah memperlakukan rakyat dengan benar? Sudahkah semua diperlakukan adil? Jawabannya belum. Nyatanya masih banyak tindakan culas dari negara kepada rakyatnya. Mei 2019, semangat melawan kembali muncul. Mahasiswa turun ke jalan menolak RKUHP ngawur dan membawa 7…

6,786 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Kampanye Politik Media Sosial Vs Televisi

  Oleh : Fran Celino O. Bata Teknologi komunikasi berkembang pesat sejak lahirnya internet. Jaringan internet mengubah seluruh pola komunikasi dari yang sebelumnya didominasi secara tatap muka menjadi komunikasi yang menggunakan alat dan aplikasi berbasis internet. Sebagai salah satu bentuk new media atau media baru, media sosial menjadi saluran komunikasi yang banyak digunakan saat ini. Tidak sekedar hanya untuk komunikasi antar pribadi, kini media sosial digunakan untuk menyebarkan pesan-pesan bermuatan kampanye politik. Kampanye pada dasarnya adalah penyampaian sejumlah pesan dari pengirim kepada khalayak. Pesan-pesan tersebut dapat disampaikan dalam berbagai bentuk mulai…

6,348 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Ada Buzzer Istana di ILC TV One

  Catatan Ilham Bintang Program Talkshow Indonesia Lawyers Club yang tayang di TVOne Selasa (8/10) malam menyajikan :” Buzzer, Siapa Yang Bermain”. Seperti lazimnya tema yang disorot ILC adalah topik yang menarik perhatian publik selama sepekan. Produser ILC, Andriy Bima mengundang saya untuk ikut urun rembuk dalam diskusi itu. Buzzer hari-hari ini memang merupakan topik hangat di tengah masyarakat, sampai sekarang. Menimbulkan kembali silang pendapat dua kubu yang dulu berseberangan : Kampret vs Cebong. Rupanya konflik itu masih berkelanjutan sampai sekarang. Padahal, mestinya sudah reda sejak dua ponggawa mereka sudah…

11,355 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Wamena Cukup Sampai di Sini

Catatan: Asro Kamal Rokan WAMENA berangsur pulih. Kelompok kriminal bersenjata, yang turun dari gunung dan melakukan pembakaran, telah kembali ke gunung. Beberapa lainnya ditangkap aparat keamanan. Namun ketakutan belum reda. Sekitar sepuluh ribu pendatang mengungsi. Kerusuhan Wamena, Senin (23/9/2019) menyentakkan banyak orang, di saat perhatian tertuju pada unjuk rasa mahasiswa di berbagai kota, yang disebut-sebut ada penunggang. Jakarta terlihat sangat fokus pada aksi unjuk rasa — bahkan disebut-sebut melibatkan Islam radikal, petugas medis, juga pendukung sepakbola. Wamena seakan sangat jauh. Senin itu, gerombolan kriminal — demikian biasa disebut — membakar…

22,061 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More