Wartawan Kita

  Catatan: Ilham Bintang Dalam banyak acara diskusi dengan wartawan di banyak daerah di Indonesia, saya mencatat beberapa data mencengangkan. Ternyata tidak semua wartawan berorganisasi. Saya pernah menghentikan pemaparan oleh sebab itu. Sia- sia berdiskusi dengan pihak yang mengaku wartawan tapi tak berinduk pada satu pun organisasi wartawan. Tidak berorganisasi otomatis yang bersangkutan juga tidak menaati kode etik jurnalistik. Bagaimana mereka bisa bekerja benar sebagai wartawan? Bagaimana mereka bisa meyakinkan masyarakat sebagai pengemban amanah fungsi kontrol sosial secara terukur menurut prinsip kerja jurnalistik yang benar? Namun faktanya, mereka tetap aman…

13,939 kali dilihat, 1,376 kali dilihat hari ini

Read More

Kemerdekaan Pers

Oleh: Atas S Depari KEMERDEKAAN Pers adalah keniscayaan  mutlak berdasar prinsip hak asasi warga negara. Namun dalam perjalanan sejarah Indonesia sebelum reformasi 1998, kemerdekaan pers mengalami masa-masa kelam, bahkan gelap. Pada masa Orde Lama, pers behadapan dengan kekuasaan. Kritik pers kepada pemerintah dianggap sebagai permusuhan dan karena itu harus dilarang. Sejumlah surat kabar yang dianggap tidak sejalan dengan kehendak pemerintah, dihentikan dengan paksa. Surat Izin Terbit (SIT) dicabut. Pada masa itu, surat kabar yang ditutup, di antaranya Indonesia Raya. Bapak Mochtar Lubis, pemimpin Indonesia Raya bahkan dipenjarakan selama sembilan tahun…

25,474 kali dilihat, 1,371 kali dilihat hari ini

Read More

Jurnalist Boarding School, Bangun Karakter Siddiq-Amanah-Tabligh- Fathanah

  Oleh: Amir Machmud Jurnalisme Kenabian (Prophetic Journalism). Berlebihankah, impian ini, ketika kegalauan tentang bias dalam praktik jurnalistik mengembang di era disrupsi, yang antara lain memunculkan fenonema kabar bohong (hoax) dan informasi palsu (fake news)? Idealisme memang boleh menabrak realitas, karena hanya dari impianlah manusia akan merajut arah hidup, membangun cita-cita untuk meraih masa depan. Di tengah arus kemarakan media sosial yang menggeser peran praksis media arus utama itulah, seorang tokoh media, Firdaus Zainuddin Dahlan digelisahkan oleh pikiran tentang upaya-upaya untuk kembali ke substansi jurnalisme, yakni menyampaikan kebenaran dan keadilan. Tokoh…

2,498 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Mahalnya ‘SOP’ Rasa Kemanusian

  Oleh: Sheikhu Ahmad   Kota Tangerang kembali viral. Setelah soal seteru dengan kemenkumham. Kini, prihal Puskemas Cikokol, yang menolak antarkan Jenazah dengan dalih tersandung SOP. Pilu!, merobek rasa kemanusiaan. Sebuah alasan klise. Dibuat-buat. Dan terlihat panik setelah ramai. Publik menyeruak, menyoal lemahnya rasa kemanusiaan. Itu pun karena enggan menyampaikan tidak sama sekali. Padahal ini tentang kemanusiaan. Bukan melulu prosedural administratif. Preseden yang sangat memalukan. Menyadarkan bahwa janganlah peraturan yang telah dibuat malah menjadi belenggu sifat kemanusiaan kita. Bukankah aturan hadir untuk mempermudah dan memenuhi segala kepentingan bersama. Sungguh miris,…

6,386 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

TBM Batu Lawang, Oase di Tengah Surga Destinasi Cilegon yang Terlupakan

  Oleh : Ismet El Seruni H-1 Idul Adha, Forum TBM Cilegon beserta Komunitas Literasi Omah Aksara mendapat kehormatan untuk bersilaturahmi dengan Founder “TBM Batu Lawang” Kang Ustadz Kurtubi, salah satu tokoh masyarakat setempat dan Brigadir Polisi Carnawi yang bertugas sebagai Kamtibmas Kelurahan Gerem. Kegiatan di awali dengan lomba mewarnai, menggambar dan story telling. Di lanjutkan dengan diskusi bersama. Selain itu, ada reward untuk anak-anak peserta lomba dan penyerahan hibah buku oleh Teh Nurma Anita selaku Founder Komunitas Literasi Omah Aksara. Kehadiran TBM Batu Lawang terletak di Kelurahan Gerem Kecamatan Gerogol…

2,299 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Menyiapkan Calon Wartawan Profetik di Journalist Boarding School

  Oleh: Aat Surya Safaat Para jurnalis (wartawan) pada hakikatnya mengemban amanah yang sangat berat tapi mulia. Kenapa? Tidak lain karena mereka sejatinya mewarisi apa yang disebut “tugas kenabian”. Dasarnya adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an yang artinya: “Dan Kami tidak mengutus para rasul, kecuali untuk menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan.” (QS. Al-Kahfi [18]: 56). Bunyi surat Al-Kahfi itu bersesuaian dengan fungsi pers yang diakui di seluruh dunia, yakni memberi informasi, mendidik, menghibur dan menjadi alat kontrol sosial (masyarakat). Ketiga fungsi pertama sebagaimana disebutkan di atas sama…

82,913 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Jurnalisme Profetik dan Misi Suci Firdaus

  Oleh: WIDODO ASMOWIYOTO Tak ada rencana sebelumnya, Kamis 24 Juli 2019 lalu saya harus ke Kota Cilegon, Provinsi Banten. Tujuannya untuk menunaikan tugas organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat selama dua hari (25-26 Juli) di kota ujung barat Pulau Jawa itu, yakni menjadi asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan PWI Provinsi Banten. Perjalanan selama tiga hari tersebut terasa menjadi sangat bersejarah dalam hidup saya, sekurangnya karena dua alasan tambahan. Pertama, sudah sangat lama saya tidak mengunjungi Provinsi Banten, khususnya Kota Cilegon. Kedua, tidak saya duga sebelumnya bahwa selain…

489 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Sanggar Wuni Kreasi Ajak Pelajar Kunjungi Museum Melalui Dongeng

  Oleh : Nur Cholis Aktivitas kendaraan begitu padat di pagi hari. Motor yang kami tumpangi dari Cilegon menuju Serang menerjang angin bercampur debu jalanan. Kendaraan bermuatan pasir atau monster jalanan sudah menjalankan aktivitasnya, berjalan di sisi kami. Pagi itu, sekitar jam tujuh lebih lima belas menit waktu menunjukan. Dalam catatan, kami menempuh waktu sekitar empat puluh lima menit. Sesampainya di lokasi, kesejukan mulai terasa. Pohon besar menghiasi halaman. Bangungan besar peninggalan Belanda itu pernah dijadikan kantor Gubernur Banten. Sementara, petugas kebersihan sedang bertugas menjalankan tugasnya. Daun kering berwarna coklat…

2,589 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Penguasaan Emosi dan Kesulitan Menerima Kebaikan >> Kajian Tematik Dinamika Sosial di Banten Tahun 2016

  Oleh: Abdul Rahman Ahdori Konon, ketika mendengar kata ‘Banten’ yang muncul di benak masyarakat luar adalah Jawara. Banten menjadi terkenal dengan istilah itu sebagai cerminan bahwa di Banten karakteristik masyarakat santun dan ramah, namun, ketika dikecewakan jangan harap mendapat ampunan, jawara bisa langsung membasmi dengan jurus silat yang dimiliki. Terutama jika ketersinggungan itu terkait dengan harga diri daerah Banten seperti tradisi dan budaya masyarakat. Dalam berbagai literatur yang penulis telurusuri, Jawara memiliki arti orang yang pandai bermain silat serta ragam keterampilan. Jawara jelas berbeda dengan perampok atau pencuri, sebab…

1,142 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Menggagas Hutan Energi

Oleh : Doyahudin “Manusia berserikat dalam tiga hal : padang rumput (pangan), air dan api (energi)”. (HR Ibn Majah, Imam Abu Dawud dan Imam Ahmad bin Hanbal) Sedikit orang yang mengetahui jika tanggal 21 maret merupakan hari hutan internasional atau (International Day of Forests). Hari hutan internasional pertama kali diperingati pada tahun 2013 berdasarkan resolusi PBB pada tahun 2012. Tujuannya ialah untuk meningkatkan kesadaran publik di seluruh dunia tentang pentingnya keberadaan hutan dalam menjaga kelangsungan kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Fokus utama kampanye hari hutan internasional yakni menjaga dan…

3,027 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Refleksi Hari Bhayangkara : Momentum dan Sebuah Catatan

  Oleh : Ahmad Sodiq Fauzi Momentum Tanggal 1 Juli menjadi hari istimewa bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Setiap tahunnya, pada tanggal ini, menjadi titik peringatan hari kepolisian yang familiar dengan sebutan hari Bhayangkara. Banyak yang mengira Hari Bhayangkara merupakan peringatan ulang tahun atau terbentuknya Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Akan tetapi, bukan itu makna di balik hari Bhayangkara. Hari Bhayangkara merupakan hari Kepolisian Nasional yang diambil dari momentum turunnya Peraturan Presiden Soekarno, Nomor 11 Tahun 1946 tepat pada tanggal 01 Juli. Peraturan itu menyatukan kepolisian yang semula terpisah sebagai…

4,560 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Mahasiswa Tangerang, Mahasiswa Kampus Taman Bunga

  Oleh: Raden siska marini Generasi milenial sering kali menjadi bahan pembicaraan di kalangan masyarakat. Secara umum kebanyakan masyarakat tidak mengetahui apa itu generasi milenial, khususnya masyarakat awam. Akan tetapi mereka lebih mengenal dengan sebutan kids zaman now. Generasi milenial sangat intens didiskusikan khususnya dikalangan akademik atau pelajar/mahasiswa dan juga organisasi-orgaanisasi sosial tertentu yang sangat peduli terhadap perkembangan dan perubahan pola hidup masyarakat zaman sekarang. Pertanyaannya adalah kemanakah generasi milenial ini akhirnya ? Generasi milenial terbagi 3. Pertama adalah mereka yang tetap mempertahankan nilai-nilai normatif ditengah gemuruhnya nilai-nilai tersebut dipertanyakan,…

11,484 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More