Membaca Muara Sikap Politik Jokowi

  Oleh: Drs. Jayanto Arus Adi, MM. Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya saat resepsi HUT ke 50 lalu menyisakan goresan tersendiri. Meski ungkapan itu tercurah dengan nada seloroh, atau canda, namun mencuatkan kontroversi liar. “Pak Jokowi iku yo ngono lho mentang-mentang. Lho iya padahal Pak Jokowi kalau nggak ada PDIP juga aduh kasihan dah,” begitulah pernyataan yang disampaikan Megawati saat pidato perayaan HUT ke-50 PDIP di JIExpo, Jakarta, Selasa (10/1/2023) lalu. Memaknai ungkapan itu sebenarnya biasa biasa saja. Megawati adalah Ketua Umum Partai Banteng mencereng. Mega…

 3,347 Pembaca

Read More

Mosi Tidak Percaya Pada Pemerintahan Desa Karena Semua Dusta

Oleh: Robil Hidayat Karena banyak sekali kerancuan, keanehan, dan ketidaklayakan. Baik dari pemimpin tertinggi sampai pimpinan kecil. Saya mengatakan bahwa, Pemerintah Desa (Pemdes) tidak tahu poksi atau tempat sebagai mana didisposisikannya. Selalu saja ada tindakan yang sewenang-wenang dalam mengambil kebijakan. Juga selalu tak tepat sasaran dalam sebuah pembagian bantuan warga yang kurang mampu, dan masih banyak lagi. Sehingga bisa disimpulkan, pemerintah desa ujung-ujungnya ‘bobrok’ tak becus, apalagi berbicara tentang keadilan sangat jauh sekali. Karena dalam tujuannya tiap kegiatan adalah sebuah keuntungan demi memperkaya diri sendiri. Bisa juga dilihat dalam hal…

 3,531 Pembaca

Read More

Ruh Sumpah Pemuda Menjadi Pondasi dan Spirit Antikorupsi

  Oleh : H. Firli Bahuri “Karena hanya dengan zero toleransi terhadap prilaku dan praktik korupsi lah yang akan menghantarkan kita mewujudkan cita-cita dan tujuan negara ini didirikan”. Tiap tanggal 28 Oktober, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda, hari bersejarah, tonggak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dicetuskan 94 Tahun silam oleh para pemuda di masa pergerakan kemerdekaan. Hari Sumpah Pemuda seyogianya tidak sekedar ceremony tahunan dengan agenda itu-itu saja. Sejatinya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dijadikan momentum untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan, tanpa sekat nasionalisme etnis, ras maupun agama. Tidak…

 984 Pembaca

Read More

Ganyang Korupsi, Selamatkan Bangsa dan Negara

  Oleh : H. Firli Bahuri Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu Selamat Pagi, Salam Sejahtera untuk Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan Hari ini, Jum’at 30 September 2022, bangsa kita kembali memperingati tragedi berdarah gugurnya 7 Pahlawan Revolusi, dalam Gerakan 30 September 1965 yang diotaki oleh PKI (G30S-PKI). Peristiwa pilu menyayat hati dan diluar batas prikemanusiaan yang terjadi lebih dari setengah abad silam, tepatnya 57 Tahun lalu ini, tentunya menjadi catatan kelam sejarah republik ini, sekaligus untuk mengingatkan kita bersama tentang betapa berbahayanya sebuah laten bernama komunis, bagi kelangsungan hidup,…

 133 Pembaca

Read More

Ketua Umum JMSI Mengapresiasi Anugerah Jurnalistik M.H Thamrin

  Oleh: Arief Gunawan DI MEDAN, Sumatera Utara, ada satu nama jalan penting bernama Jalan Mohammad Husni Thamrin. Kenapa tokoh yang dikenal sebagai pembela kaum Betawi kelahiran Kampung Sawah Besar, Jakarta, ini diabadikan jadi nama jalan di Tanah Sumatera ? Sejarawan Belanda, Bob Hering, yang menulis biografi “Mohammad Hoesni Thamrin, Tokoh Betawi, Nasionalis Revolusioner Perintis Kemerdekaan”, menyebut nama jalan itu diberikan oleh Sultan Deli setelah era kemerdekaan, untuk mengenang jasa-jasa Thamrin yang membela nasib para kuli kontrak di perkebunan tembakau Deli. Para kuli ini tertindas akibat Poenale Sanctie karena pemberlakuan…

 100 Pembaca

Read More

Surat Terbuka Untuk Menteri Perdagangan

  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh… Salam sehat dan sukses selalu untuk kita semua… Yang terhormat Bapak Menteri Perdagangan, Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. di tempat. Perkenalkan, saya Novermal, S.H., M.H., anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Dan, saya juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi pada Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), organisasi pemilik dan atau pengelola media siber yang pimpin oleh Bapak Teguh Santosa, dan sudah menjadi konstituen Dewan Pers. Sebagai wakil rakyat Pesisir Selatan, saya bangga dan salut atas…

 158 Pembaca

Read More

Pengamat Politik Dorong Teguh Santosa Jadi Senator

  Oleh: Arief Gunawan EKSISTENSI Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sering dilukiskan dalam ungkapan “wujuduhu ka’adamihi”, yang berarti keberadaannya sama dengan ketiadaannya. Lembaga ini juga kerap digambarkan seperti seekor rusa di mulut singa. Meski masyarakat daerah menaruh harapan besar agar DPD RI mampu menjadi Penyambung Lidah Daerah, namun dibandingkan dengan DPR RI, DPD terkesan masih dianggap marginal power. Upaya para anggotanya meningkatkan citra sebagai senator bagaikan senatoriat ala Amerika, yang merupakan majelis tinggi Kongres, ternyata belum banyak dibarengi dengan kinerja yang optimal seiring semakin kompleksnya persoalan daerah. Hal ini dianggap…

 108 Pembaca

Read More

Ini Tips Bagi Mahasiswa Baru

  BANDUNG, (B1) – Seiring berjalan waktu setiap manusia akan melalui fase perekembangan kehidupan berbeda. Pun demikian saat seseorang mulai menempuh jenjang pendidikan tinggi di kampus. “Saat mulai masuk kampus seorang mahasiswa baru akan mengalami masa transisi. Tentu ini akan memerlukan sedikit energi supaya bisa melakukan penyesuaian,” ungkap Dosen FISIP UNPAD, Dr. Budi Muhammad Taftazani dalam sebuah unggahan video di kanal Youtube yang diterima redaksi, Minggu (28/8/22). Dimasa transisi tersebut, ungkap Budi, seorang mahasiswa baru akan dihadapkan pada dua kemungkinan. Bisa muncul masalah terkait penyesuaian diri atau bisa juga mampu…

 96 Pembaca

Read More

Ketua Umum JMSI Ziarahi Tokoh Pers Saksi Proklamasi

  Oleh: Arief Gunawan Bertepatan dengan HUT ke 77 Proklamasi Kemerdekaan RI, pagi tadi, Ketua Umum JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia), Teguh Santosa, melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional, Kalibata, Jakarta Selatan. Ziarah ini secara khusus dilakukan Ketua Umum JMSI untuk memberikan doa dan penghormatan kepada tokoh pers nasional yang terlibat dalam peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945. Para tokoh tersebut antara lain Jusuf Ronodipuro, B.M. Diah, dan Herawati Diah, termasuk pula berziarah ke makam Presiden Ketiga RI BJ Habibie yang membukakan keran kebebasan kepada pers nasional pada tahun 1999,…

 11,575 Pembaca

Read More

Indonesia Benar-Benar Merdeka, Jika Bebas dari Kejahatan Korupsi

  Oleh: H. Firli Bahuri Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan Syukur Alhamdulillah.. Hari ini, Rabu 17 Agustus 2022, segenap bangsa Indonesia dimanapun kita berada, dapat kembali memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke -77 Republik Indonesia. “Pulih lebih Cepat, Bangkit Lebih kuat” yang diusung pemerintah sebagai tema besar Peringatan HUT RI tahun ini, sangat tepat, mengingat bangsa kita dibawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo, terbukti pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat dari ragam persoalan bangsa, tantangan serta situasi global yang tidak membuat…

 3,240 Pembaca

Read More

Ferdi Sambo Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat

  Oleh: Hendardi Jakarta – Penetapan Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J oleh Tim Khusus yang dibentuk Kapolri telah membuktikan bahwa diplomasi kejujuran, transparansi dan kinerja berbasis data telah mengantarkan pada kesimpulan dan fakta dengan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi pembunuhan atas Brigadir J yang melibatkan FS. Pada awalnya Polri sempat terkesan sangat berhati-hati, karena peristiwa tersebut menyangkut perwira tinggi Polri yang juga berprestasi dan adanya suatu upaya menghalangi proses penegakan hukum (obstruction of justice). Belum lagi semburan informasi menyangkut kasus ini yang sangat massif membuat…

 1,288 Pembaca

Read More

JMSI dan Kronikel Pemilu

  Oleh: Arief Gunawan SEJARAWAN Belanda Gerry Van Klinken suatu hari mengeluhkan langkanya koleksi koran-koran nasional di Perpustakaan Nasional, Jakarta. Termasuk soal sangat minimnya dokumentasi mengenai pelaksanaan Pemilu di Indonesia. Koran-koran yang mencakup kurun waktu sejak zaman VOC, Hindia Belanda, era kemerdekaan, hingga 1950-an dan 1960-an itu menurutnya sulit ditemukan. Selain karena sedikitnya jumlah koleksi yang tersimpan, arsip koran-koran yang ada pun kondisinya umumnya sudah sangat memprihatinkan, dan banyak yang belum didigitalisasi. Arsip-arsip suratkabar yang terbit pada masa lalu merupakan sumber tertulis sejarah yang sangat penting dan diperlukan, bukan hanya…

 814 Pembaca

Read More