Pengadilan Agama Rangkasbitung Manfaatkan Tiga Program untuk Wujudkan Access to Justice

Oleh: Gushairi, S.H.I, MCL. ‘Access to justice’ adalah sebuah cita-cita kolektif dari tiga pilar kekuasaan negara, yakni eksekutif, legislative dan yudikatif. Secara yuridis termaktub dalam sila ke-lima yang berbunyi “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dalam realitasnya, khususnya di Pengadilan Agama, masih banyak masyarakat miskin yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan hukum karena buta akan hukum itu sendiri, ditambah lagi lokasi tempat tinggal yang tidak terjangkau dengan biaya. Masyarakat miskin menghadapi kendala signifikan dalam membawa perkara hukum keluarga ke pengadilan. Akibatnya terdapat siklus perkawinan dan perceraian illegal. Pada akhirnya, cukup…

3,186 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Read More

Jutaan Orang Tertipu, Menunggu Hukuman Seharga 2 Triliun

  Oleh H. Dheni Kurnia INI kisah unik yang berindikasi penipuan. Semula menakjubkan, tapi kemudian jadi ranah (dugaan) pembohongan. Bayangkan, jutaan penduduk Indonesia, termasuk Gubernur, Danrem dan Kapolda Sumatera Selatan, ikut terkena “prank”. Bahasa kerennya “tertipu” atau sengaja ditipu. Awalnya, semua orang kagum. Termasuk (mungkin Presiden RI), beberapa menteri kabinet Indonesia Maju, mantan menteri, anggota MPR/DPR-RI dan sejumlah orang yang kagum dengan keluarga Akidi Tio. Mereka memuji-muji setinggi ombak di laut, awan di langit dan setinggi bentuk kepedulian di dunia. Tapi akhirnya, semua jadi gelap dan tak jelas. Adalah Heriyanti…

7,324 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Akidi Tio, Ai Lap Yu Pul

  Catatan: Ilham Bintang Orang Indonesia itu paling susah. Apalagi kalau susah benaran. Bangsa yang sangat terkenal pelupa, tetapi sekali kritis, kritis sekali. Sejak kemarin petang ramai diulas sosok pengusaha Akidi Tio. Keluarga almarhum pengusaha tajir itu menyumbang 2 Trilyun rupiah untuk warga kota Palembang, Sumatera Selatan. Sumbangan itu ditujukan khusus untuk penanggulanganpandemi virus Covid19. Nominal sumbangan bikin mata siapapun terbelalak. Dalam kalkulasi pengusaha Peter F Gontha, jumlah itu setara dengan 130 juta dollar Amerika. ” Luar biasa”, puji mantan Duta Besar RI di Polandia itu. “Mungkin baru terjadi pertama…

18,051 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Covid Belum Berakhir Masyarakat Makin Menjerit

  Oleh : M.Sukri Lebih setahun pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Beragam siasat negara, tak cukup ampuh menghentikan ‘tarian’ virus yang pertama kali merebak di Wuhan, China itu. Bukannya berkurang, lonjakan angka Covid makin sulit dibendung. Akhir Desember 2019, Covid masih ‘berdansa’ di Jakarta dan Bogor, tapi sekarang Covid justru terus berselancar ke pegunungan dan lembah pedalaman. Terbaru, Covid-19 merenggut nyawa sepasang suami istri di Kampung Linggang Purworejo, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat. Daerah pedalaman berjarak sekitar 9 jam dari ibu kota Kalimantan Timur, Samarinda, Mereka meninggalkan seorang anak bernama…

12,065 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Soal Statuta UI: Pak Jokowi, Please, Jangan Bikin Kegaduhan Baru

  Catatan : Ilham Bintang Entah “pesan” apa yang mau disampaikan Presiden Jokowi dengan mengubah Statuta Universitas Indonesia. Tepatnya : “legacy” seperti apa yang hendak diwariskan Pak Jokowi yang tiga tahun lagi akan meninggalkan jabatan Presiden RI pada tahun 2024. Simaklah ribuan komentar dan meme yang mendominasi ruang publik dua hari ini, merespons Peraturan Pemerintah No 75 Tahun 2021 tentang Statuta Universitas Indonesia. Statuta itu baru saja ditandatangani Jokowi sebagai Presiden RI. Bulan lalu, Statuta UI sudah jadi persoalan besar. Sudah jadi sorotan publik. Menimbulkan kegaduhan. Ikut menambahi geger meme…

9,993 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Dorong Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi, Mahasiswa UMM Sulap Selokan Kampung Menjadi Kolam Budidaya Ikan

  Oleh: Rizky Hawari Nanda “Budidaya Perikanan bisa menjadi salah satu usaha usaha yang menjanjikan dikala pandemic karena ikan yang memiliki sumber protein dan semakin digemari masyarakat semua kalangan,” kata Dedi Maryudi, Ketua Karang Taruna Kampung Blok Ringkem,Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Kasus Pandemi Covid-19 yang terus meningkat di Indonesia dan belum menunjukan tanda-tanda akan berkahir sampai saat ini, telah berdampak terhadap kondisi perekonomian mayarakat, terutama mereka yang memiliki usaha di sektor produksi rumahan. Masyarakat yang terkena imbas akibat adanya kebijakan PPKM yang semakin memperketat mobilitas masyarakat diluar rumah. Masyarakat dituntut…

7,416 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

“Beyond Help” Pandemi Covid-19 di Tanah Air

  Catatan : Ilham Bintang Kita kini sudah merasakan pengalaman sama dan merata. Setiap pagi buka Grup Whats Apps (WA) — komunitas apapun–hanya berita duka yang dominan. Tentang tokoh publik, kawan, tetangga, sahabat, bahkan keluarga terdekat yang wafat. Sekurangnya, pemberitahuan terpapar virus Covid19 sekeluarga, atau satu rumah. Dan, tidak bisa ditampung di RS, dan tidak bisa mendapatkan obat-obatan. Vaksin saja pun harus bayar kepada BUMN, kalau ingin cepat. Pengeras suara di komplek sudah sebulan aktif mengumumkan berita duka. Tiap waktu. Semua itu telah terkonfirmasi dalam update data harian Satgas Covid…

6,527 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Pandemi yang Tak Henti Berujung Kasus Korupsi

  Oleh: Siti Susanti Bermula dari seorang guru dansa (31 Th) yang berdansa dengan teman dekatnya WN asal Jepang. Guru dansa itu pun selang dua hari kemudian mengalami batuk. Namun pada saat pemeriksaan pertama (16 Februari 2020,ref) di rumah sakit terdekat pasien diperbolehkan pulang dan menjadi pasien rawat jalan. Akan tetapi batuk pun tidak kunjung reda, dan guru dansa itu memeriksa Kembali ke rumah sakit pada 26 Februari 2020. Pasalnua yang guru alami bukan hanya sekedar batuk, akan tetapi gejala selanjutnya sesak nafas. Hingga akhirnya guru dansa mendaat rawat inap….

11,318 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Teguh Santosa: Narkoba Peperangan Tidak Simetris Untuk Hancurkan Indonesia

  JAKARTA, (B1) – Peredaran narkoba di tanah air merupakan bagian dari kejahatan terorganisir lintas negara atau transnational organized crime, serta ekspresi dari peperangan tidak simetris atau asymmetric warfare yang dilancarkan pihak lawan untuk menghancurkan Indonesia. Melihat maraknya penyelundupan narkoba ke tanah air sudah sepatutnya pemerintah mengambil langkah yang tidak biasa-biasa saja. Demikian disampaikan pemerhati hubungan internasional Teguh Santosa yang secara khusus mengomentari peredaran narkoba di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini. Polri hari Senin kemarin (14/6) menggagalkan peredaran 1,1 ton narkoba setelah sebulan sebelumnya mengagalkan peredaran 2,5 ton narkoba….

23,338 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Pakar Hukum: Tokoh yang Galang Dana untuk Palestina Tak Perlu Dipandang Negatif

  JAKARTA, (B1) – Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan bahwa penggalangan dana untuk sosial memang harus sesuai izin pemerintah. Hal ini tertuang dalam undang-Undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang dan PP No.29 tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan. “Pada dasarnya memang harus sesuai izin pemerintah, jika lingkupnya sampai pada luar negeri maka perlu izin dari menteri sosial. Yang melakukan penggalangan dana tidak bisa individu,” katanya dalam keterangan pers, Senin (31/05/2021). Meski demikian, seorang tokoh atau influencer yang secara individu menggalang dana untuk kemanusiaan,…

11,469 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Mengenang Ideologi Soekarno Muda

  Oleh : Teguh Santosa SEBENTAR lagi rakyat Indonesia akan mengenang Hari Pancasila, 1 Juni, yang tentu saja akan mengenang pencetusnya yakni Bung Karno (BK). Pada saat bersamaan situasi politik kaum Soekarnois terbelah memanas karena terkesan rivalitas pewaris ideologi Marhaenisme menuai kecemasan publik, antara Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. Klaim Marhaenisme ini baru-baru ini disematkan Dhaniel Dhakidae, ahli politik, pada PDIP sebagai pewaris sah Marhaenisme sampai saat ini. Apakah ideologi Marhaenisme itu? Apakah Puan Maharani versus Ganjar melakukan rivalitas karena pertarungan tafsir baru ideologi Marhaenisme? Apakah pengikut Puan dan Ganjar…

14,123 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Siapa Bilang, Bantuan Pusat Tak Besar di Sumbar

  Oleh : Novri Investigasi Banyak asumsi yang berkembang, pasca kalahnya Jokowi di Sumbar pada Pilpres lalu, berimbas pada pembangunan infrastrktur di Sumbar. Pernyataan ini, terkesan membabi buta dan tanpa fakta. Padahal, dana pusat terus mengalir ke Sumbar. Baik priode pertama Jokowi jadi presiden maupun priode kedua. Tak percaya, mari kita buka mata, kita buka fakta, bukan sekedar cerita. Untuk pembangunan infrastruktur di Sumbar, pusat mempunyai tiga Balai mengelola dana APBN. Balai ini tak bersentuhan dengan Pemrov Sumbar. Punya lelang paket atau tender proyek berdiri sendiri. Namanya, Balai Pelaksanaan Pemilihan…

11,426 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Read More