Neta S Pane: Siapa Pejabat Berwenang Hingga Bobolnya Mabes Polri

  JAKARTA, (B1) – Serangan teroris dari dalam Mabes Polri adalah pukulan telak yang sangat memalukan bagi jajaran kepolisian. Tapi anehnya hingga kini tidak ada tindakan tegas dari Mabes Polri tentang siapa pejabat kepolisian yang bertanggungjawab terhadap kebobolan itu. Ind Police Watch (IPW) melihat, sudah tiga hari serangan teroris itu terjadi di Mabes Polri tapi tidak ada satu pun aparatur dan pejabat kepolisian yang ditindak sebagai pihak yang bertanggungjawab atas kecerobohan hingga teroris bisa masuk ke Mabes Polri. “Bisa lolosnya teroris ke jantung Markas Besar (Mabes) Polri tak terlepas dari…

9,337 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Duo V, Vaksinasi dan V Shape

  Oleh: Khalid Zabidi Proses vaksinasi terus berjalan, Presiden Jokowi telah mencanangkan target 181 juta warga Indonesia akan diberi vaksinasi sepanjang tahun 2021, perkembangan terkini vaksinasi telah mencapai angka 10,4 juta jiwa, memang masih jauh dari target namun perkembangan vaksinasi di dunia, posisi Indonesia telah menempati negara ke 10 terbanyak yang telah memvaksinasi warga negaranya. Vaksinasi menjadi _game changer_ di pandemi SARCov2 atau Covid19 yang telah menerjang dunia selama setahun belakangan, menurut worldmeter hingga kini telah memakan 2.827.426 juta jiwa dengan 129.454.440 kasus disertai kasus aktif 22.226.200 serta tingkat kesembuhan…

10,580 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Aksi Teror, Ade Awaludin Berharap Penguatan Dakwah Rahmatan Lil Alamiin

  TANGERANG, (B1) – Merebaknya aksi teror serta munculnya ‘bomber’ dengan sasaran tempat ibadah, hingga aksi vandalisme di masjid atau mushola belakangan ini, kembali mengusik masyarakat hingga menimbulkan kegeraman. Pasalnya masih ada saja sebagian masyarakat yang berfikiran sesat jalan dan sesat aqidah. Bom Makassar di Katedral contohnya, betapa modus-modus teror selalu mengarah kepada adu domba antar umat beragama, bahkan adu domba sesama umat. Terkait hal itu anggota DPRD Provinsi Banten Ade Awaludin, mengajak seluruh komponen organisasi keagamaan dalam naungan pemerintah, untuk terus melakukan kegaiatan-kegiatan yang mendorong terciptanya harmoni antar umat…

36,590 kali dilihat, 445 kali dilihat hari ini

Read More

Museum di Rumah Sendiri, ‘Tok Wan Haria’ Menunggu Rindu

  Oleh : H Dheni Kurnia KETIKA kami datang, lelaki tua berusia 88 tahun itu masih terbaring di tempat tidur. Beberapa tahun terakhir, dia tak bisa lagi berjalan. Tubuhnya mulai lemah. Giginya berangsur punah, sehingga berpengaruh pada intonasi dan lafaz atau kata-kata yang diucapkannya. Tapi semangatnya masih luar biasa. Jika bicara, daya fikirnya sering menjelajah belahan dunia. Meski tak bisa lagi ke mana-mana, lelaki ini menyedekahkan diri untuk menerima tamu di rumahnya. “Sisa-sisa hidup saya, akan saya wakafkan bagi siapapun yang datang ke sini,” katanya. Saat kami berkunjung ke kediamannya,…

9,104 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Racun Debu Batubara dan Ancaman Kesehatan bagi Warga Banten

Oleh: Rizky Hawari Nanda Tampaknya Bangsa Indonesia semakin tersandara oleh adanya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara yang sampai saat ini semakin mendominasi dan menjadi primadona disaat negara negara lain perlahan mulai meninggalkannya, justru sebaliknya Indonesia malah terus menambah pembangunan unit unit PLTU batubara. Program pembangunan mega proyek kelistrikan 35.000 Mega Watt (MW) ini tak lepas dari peran pemerintah pusat yakni Presiden Joko Widodo dalam proyek strategi nasional periode keduanya. Indonesia disebut masuk dalam lima besar penyumbang emisi gas rumah kaca tertinggi di dunia. Salah satunya adalah kelanjutan proyek pembangkit listrik…

5,453 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Teguh Santosa Bicara Masa Depan Media Siber

  JAKARTA, (B1) – Budayawan dan pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bersama wartawan senior Teguh Santosa membedah sekaligus mengulas bagaimana masa depan media online. Teguh Santosa yang adalah CEO RMOL Network menjelaskan perkembangan awal media massa berbasis internet di Indonesia terjadi pada dekade 1990an. Dia mengatakan, pada masa itu jumlah pengakses internet belum begitu banyak, baru pada kisaran 500 ribu orang yang kebanyakan mengakses internet dari perkantoran. Ketika itu media massa berbasis internet atau media online yang terkenal antara lain adalah Detik.com, Lippostar.com, dan Astaga.com. Namun karena market belum…

4,017 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Salaman dengan Kiai Khos NU, UAS Ngalap Barokah

  SIDOARJO, JATIM, (B1) – Ustadz Abdul Somad, atau yang dikenal dengan UAS, silaturahim dengan kiyai-kiyai khos di Kantor Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Selasa (23/2/21). Cerita sampai ke kantor PWNU Jatim tersebut bermula saat UAS diajak salah seorang sahabat untuk sowan ke kediaman KH. Agoes Ali Masyhuri atau yang dikenal dengan Gus Ali. Sesampainya di Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo, malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, ternyata Kyai baru saja pergi ke kantor PWNU Jawa Timur. Akhirnya UAS bersilaturrahim dengan putra-putri Kyai, dialog nyambung, ternyata…

5,555 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Menanti Terdakwa ‘Lain’ Kasus Dugaan Korupsi GORR

  Oleh : Mahmud Marhaba KASUS pengadaan tanah pembangunan jalan lingkar dari Bandara Jalaludin Gorontalo menuju Kota Gorontalo semakin menarik untuk diurai. Betapa tidak, kasus yang merugikan negara berkisar Rp43,2 milyar itu mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Gorontalo. Beberapa saksi kunci yang memberikan keterangan di depan majelis hakim Tipikor mengungkap kejanggalan pengadaan tanah tersebut. Semua keterangan mengarah kepada sang pengambil kebijakan. Ridwan Yasin mantan Kepala Biro Hukum Pemprov blak-blakan dihadapan majelis hakim soal alur pengadaan tanah ini. Dirinya mengaku tidak pernah dilibatkan soal penentuan lokasi GORR. Padahal dirinya merupakan bagian…

5,099 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Bayi Mungil Itu Bernama JMSI

  Oleh : Hendro Saky SATU tahun usia Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI. Organisasi perusahaan pers, yang kelahirannya dibidani oleh sejumlah insan pers dari penjuru nusantara itu, dilahirkan dalam sebuah prosesi sederhana. Dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi tempat dan saksi peristiwa bersejarah tersebut, pada 8 Februari 2020. Dan kini, 8 Februari 2021, persis bayi mungil bernama JMSI itu berumur setahun. Usia yang seumur jagung. Namun, organisasi ini terus mengepakkan sayap seantero bumi nusantara. Berbenah, dan terus mengepakan sayapnya untuk tumbuh dan berkembang menjadi wadah perusahaan pers yang sehat,…

9,374 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Kebiasaan Baru Wajib Dibiasakan, Upaya Menekan Pandemi Covid-19

  Oleh: H. Ade Awaludin Kita tidak pernah terbayangkan sebelumnya, dunia akan disibukan dengan sesuatu yang amat kecil. Sesuatu yang memiliki kelompok sendiri, berkembang sendiri, berevolusi disetiap tempat yang ia hinggapi, sehingga semua harus menggeser anggaran, baik anggaran sebuah negara, dunia usaha atau rumah tangga. Memang banyak cara agar kita tidak tertular, seperti selalu mencucui tangan atau handsanitizer, atau selalu memakai masker dan menjaga jarak dan mengindari kerumunan, karena itu upaya terus mencari apa hikmah di balik ini adalah sesuatu yang tidak boleh berhenti. Berdiam diri dan pasrah pada keadaan,…

1,471 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Ketika Generasi ‘Z’ Abraham Garuda Laksono Bicara Pancasila

  TANGERANG, (B1) – Abraham Garuda Laksono, mahasiswa James Cook University di Singapura ini, usianya masih sangat muda. Menurut teori ilmu sosiologi, dimana para sosiolog membagi generasi manusia modern dalam beberapa era generasi, remaja yang akrab dipanggil Abe ini, adalah generasi Z, yaitu generasi yang lahir dalam rentang tahun 1995 sampai dengan tahun 2010, yang merupakan generasi peralihan generasi Y, generasi era globalisasi revolusi 4.0. Jadi tak heran ketika ia masuk sekolah dasar dan melanjutkan ke sekolah menengah pertama, sudah tidak lagi menemukan pelajaran pendidikan moral pancasila, apalagi Pedoman Penghayatan dan…

7,544 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Angela Merkel Pemimpin Otentik, Perlu  Ditiru

  JAKARTA, (B1) – Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menyoroti sikap warga Jerman yang melepas Angela Merkel sebagai pemimpin mereka. Sebab, rakyat Jerman melepas Merkel dengan haru sekaligus bahagia. “Jadi warga Jerman sampai bertepuk tangan selama enam menit pasca Merkel berpidato di Parlemen. Mereka melepas Merkel dengan haru, bahagia sekaligus bangga,” tutur Suparji dalam keterangan persnya, Kamis (28/1/21). Menurut Suparji, Merkel telah membawa Jerman pada fase gemilang. Bahkan, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengakui bahwa Jerman memimpin dunia karena posisinya setara dengan China. “Memang Merkel termasuk pemimpin yang otentik….

6,019 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More