Pustakawan Uniba Wakili Banten di Ajang IALA

  SERANG, (B1) – Aip Rohadi, Kepala Pustakawan di Universitas Bina Bangsa (Uniba), Provinsi Banten, berhasil masuk sebagai finalis di ajang Indonesian Academic Librarian Award (IALA) 2019, yang diadakan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI). Sebelumnya, Aip Rohadi telah berhasil mengalahkan atau bersaing dengan 35 pustakawan dari berbagai FPPTI yang ada di Provinsi Banten. Setelah mengalahkan 35 pustakawan FPPTI yang ada di Banten, Aip akan bertarung dengan lima finalis pustakawan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lima finalis tersebut diantaranya, pustakawan Universitas Muhammadiyah Magelang yang mewakili Jawa Tengah, Yakni Atin…

297 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Wartawan Kita

  Catatan: Ilham Bintang Dalam banyak acara diskusi dengan wartawan di banyak daerah di Indonesia, saya mencatat beberapa data mencengangkan. Ternyata tidak semua wartawan berorganisasi. Saya pernah menghentikan pemaparan oleh sebab itu. Sia- sia berdiskusi dengan pihak yang mengaku wartawan tapi tak berinduk pada satu pun organisasi wartawan. Tidak berorganisasi otomatis yang bersangkutan juga tidak menaati kode etik jurnalistik. Bagaimana mereka bisa bekerja benar sebagai wartawan? Bagaimana mereka bisa meyakinkan masyarakat sebagai pengemban amanah fungsi kontrol sosial secara terukur menurut prinsip kerja jurnalistik yang benar? Namun faktanya, mereka tetap aman…

13,964 kali dilihat, 1,401 kali dilihat hari ini

Read More

Kemerdekaan Pers

Oleh: Atas S Depari KEMERDEKAAN Pers adalah keniscayaan  mutlak berdasar prinsip hak asasi warga negara. Namun dalam perjalanan sejarah Indonesia sebelum reformasi 1998, kemerdekaan pers mengalami masa-masa kelam, bahkan gelap. Pada masa Orde Lama, pers behadapan dengan kekuasaan. Kritik pers kepada pemerintah dianggap sebagai permusuhan dan karena itu harus dilarang. Sejumlah surat kabar yang dianggap tidak sejalan dengan kehendak pemerintah, dihentikan dengan paksa. Surat Izin Terbit (SIT) dicabut. Pada masa itu, surat kabar yang ditutup, di antaranya Indonesia Raya. Bapak Mochtar Lubis, pemimpin Indonesia Raya bahkan dipenjarakan selama sembilan tahun…

25,499 kali dilihat, 1,396 kali dilihat hari ini

Read More

Mengenal Lebih Dekat Prof. DR. Lili Romli

  SERANG, (B1) – Prof. Dr. Lili Romli, M.Si, lahir di Pontang, Serang, Banten, adalah putra ketiga dari delapan bersaudara, dari H. Sabrani (alm, wafat 23 Agustus 2003) dan Hj. Robiatul. Menikah dengan Ika Nurmaya dan dikaruniai empat anak, yaitu M. Zahid Rausyanfikri, Nabila Maularizka, M. Fathan Muhandis, dan M. Faqih Maulana. Prof. Lili Romli menamatkan Sekolah Dasar Negeri Pontang, Sekolah Menengah Pertama Negeri Serang, gelar Sarjana Ilmu Politik, Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) tahun, serta memperoleh gelar Magister Ilmu Politik dan…

8,783 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Read More

Jurnalist Boarding School, Bangun Karakter Siddiq-Amanah-Tabligh- Fathanah

  Oleh: Amir Machmud Jurnalisme Kenabian (Prophetic Journalism). Berlebihankah, impian ini, ketika kegalauan tentang bias dalam praktik jurnalistik mengembang di era disrupsi, yang antara lain memunculkan fenonema kabar bohong (hoax) dan informasi palsu (fake news)? Idealisme memang boleh menabrak realitas, karena hanya dari impianlah manusia akan merajut arah hidup, membangun cita-cita untuk meraih masa depan. Di tengah arus kemarakan media sosial yang menggeser peran praksis media arus utama itulah, seorang tokoh media, Firdaus Zainuddin Dahlan digelisahkan oleh pikiran tentang upaya-upaya untuk kembali ke substansi jurnalisme, yakni menyampaikan kebenaran dan keadilan. Tokoh…

2,498 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Mahalnya ‘SOP’ Rasa Kemanusian

  Oleh: Sheikhu Ahmad   Kota Tangerang kembali viral. Setelah soal seteru dengan kemenkumham. Kini, prihal Puskemas Cikokol, yang menolak antarkan Jenazah dengan dalih tersandung SOP. Pilu!, merobek rasa kemanusiaan. Sebuah alasan klise. Dibuat-buat. Dan terlihat panik setelah ramai. Publik menyeruak, menyoal lemahnya rasa kemanusiaan. Itu pun karena enggan menyampaikan tidak sama sekali. Padahal ini tentang kemanusiaan. Bukan melulu prosedural administratif. Preseden yang sangat memalukan. Menyadarkan bahwa janganlah peraturan yang telah dibuat malah menjadi belenggu sifat kemanusiaan kita. Bukankah aturan hadir untuk mempermudah dan memenuhi segala kepentingan bersama. Sungguh miris,…

6,386 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

TBM Batu Lawang, Oase di Tengah Surga Destinasi Cilegon yang Terlupakan

  Oleh : Ismet El Seruni H-1 Idul Adha, Forum TBM Cilegon beserta Komunitas Literasi Omah Aksara mendapat kehormatan untuk bersilaturahmi dengan Founder “TBM Batu Lawang” Kang Ustadz Kurtubi, salah satu tokoh masyarakat setempat dan Brigadir Polisi Carnawi yang bertugas sebagai Kamtibmas Kelurahan Gerem. Kegiatan di awali dengan lomba mewarnai, menggambar dan story telling. Di lanjutkan dengan diskusi bersama. Selain itu, ada reward untuk anak-anak peserta lomba dan penyerahan hibah buku oleh Teh Nurma Anita selaku Founder Komunitas Literasi Omah Aksara. Kehadiran TBM Batu Lawang terletak di Kelurahan Gerem Kecamatan Gerogol…

2,299 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Read More

Menyiapkan Calon Wartawan Profetik di Journalist Boarding School

  Oleh: Aat Surya Safaat Para jurnalis (wartawan) pada hakikatnya mengemban amanah yang sangat berat tapi mulia. Kenapa? Tidak lain karena mereka sejatinya mewarisi apa yang disebut “tugas kenabian”. Dasarnya adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an yang artinya: “Dan Kami tidak mengutus para rasul, kecuali untuk menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan.” (QS. Al-Kahfi [18]: 56). Bunyi surat Al-Kahfi itu bersesuaian dengan fungsi pers yang diakui di seluruh dunia, yakni memberi informasi, mendidik, menghibur dan menjadi alat kontrol sosial (masyarakat). Ketiga fungsi pertama sebagaimana disebutkan di atas sama…

82,913 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Jurnalisme Profetik dan Misi Suci Firdaus

  Oleh: WIDODO ASMOWIYOTO Tak ada rencana sebelumnya, Kamis 24 Juli 2019 lalu saya harus ke Kota Cilegon, Provinsi Banten. Tujuannya untuk menunaikan tugas organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat selama dua hari (25-26 Juli) di kota ujung barat Pulau Jawa itu, yakni menjadi asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan PWI Provinsi Banten. Perjalanan selama tiga hari tersebut terasa menjadi sangat bersejarah dalam hidup saya, sekurangnya karena dua alasan tambahan. Pertama, sudah sangat lama saya tidak mengunjungi Provinsi Banten, khususnya Kota Cilegon. Kedua, tidak saya duga sebelumnya bahwa selain…

489 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Anak Petani Lulus Diktu Bintara Polri

  PANDEGLANG, (B1) – Pembukaan pendidikan dan pembentukan (Diktu), bintara polri T.A 2019/2020 Polda Banten, di SPN Polda Banten, Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, diwarnai suasana haru. Pasalnya salah satu Bintara yang dilantik yaitu Sahril, adalah anak seorang petani di Walantaka, bernama Jamal dan ibunda Sawi. Sahril mengaku, dirinya telah lama bercita-cita ingin menjadi polisi yang bisa membahagiakan kedua orang tua. “Saya sangat bahagia bisa berada dalam tahap pendidikan dan pembentukan bintara Polri. Saya berterimakasih kepada kedua orangtua yang mensupport untuk menjadi seorang polisi. Saya juga berterimakasih kepada Tuhan yang memberikan kesempatan…

3,460 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Penguasaan Emosi dan Kesulitan Menerima Kebaikan >> Kajian Tematik Dinamika Sosial di Banten Tahun 2016

  Oleh: Abdul Rahman Ahdori Konon, ketika mendengar kata ‘Banten’ yang muncul di benak masyarakat luar adalah Jawara. Banten menjadi terkenal dengan istilah itu sebagai cerminan bahwa di Banten karakteristik masyarakat santun dan ramah, namun, ketika dikecewakan jangan harap mendapat ampunan, jawara bisa langsung membasmi dengan jurus silat yang dimiliki. Terutama jika ketersinggungan itu terkait dengan harga diri daerah Banten seperti tradisi dan budaya masyarakat. Dalam berbagai literatur yang penulis telurusuri, Jawara memiliki arti orang yang pandai bermain silat serta ragam keterampilan. Jawara jelas berbeda dengan perampok atau pencuri, sebab…

1,142 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Belasan Tahun Mengajar, Jadi Modal Ishak Fariz Dirikan Lembaga Kursus ANC Bimbel

  SERANG, (B1) – Berangkat dari kecintaannya pada dunia pendidikan dan juga pengalaman mengajar selama hampir 20 tahun, Ishak Fariz memutuskan untuk mendirikan lembaga kursus, setelah hampir satu tahun vakum dari aktifitasnya di dunia pendidikan. Pria yang lahir pada tanggal 27 Januari 1984 di Gintung, Tangerang, menceritakan perjalanan inspiratifnya kepada Bantensatu hingga berhasil mendirikan sebuah lembaga kursus yang bernama ANC BIMBEL. Profesi sebagai seorang guru swasta di salah satu Lembaga Pendidikan berbasis Pesantren Modern di daerahnya selama 17 tahun, nampaknya tidak memberikan perubahan yang signifikan dalam kehidupannya. Hingga pada awal…

1,495 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More