SERANG, (B1) – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiayah (PDPM) Kota Serang, Banten, meminta ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengevaluasi kadernya Desmond Junaidi Mahesa, terkait ucapanya yang nilai Amin Rais “pecundang”. Pihaknya beri waktu 2 x 24 Jam, untuk minta maaf, atau “berhadapan” dengan pemuda Muhmmadiyah.
“Harus segera di evaluasi, 2018 dan 2019 rhytme politik sedang memanas maka jangan berujar yang tidak penting,”ucap Suparta Kurniawan ketua PDPM Kota Serang di Markas Ahmad Taufik Nurimam (ATN),Kamis, (10/5/18).
Atas kekeliruan Desmond tersebut, pihaknya merasa tercederai dan bukan hanya meminta pengevaluasian saja, tetapi juga menuntut sodara Desmond untuk meminta maaf secara terbuka seperti bagaimana Desmond menyampaikan perkataannya tempo lalu disalah satu Media Nasional tentang Amin Rais.
“Bagi saya kalo bahasa pecundang itu, sederhanya jika orang itu pernah maling, pernah korupsi itu baru bisa disebut pecundang, kalo Amin Rais ya mana ada pernah dia pernah tersangkut kasus hukum,” jelasnya.
Suparta melanjutkan, jika Desmon tidak menyampaikan kalimat maafnya selama kurun waktu 2 × 24 jam maka pihaknya akan melaksanakan Demonstrasi.
“Jika tidak ada kata maaf, hari Senin kita akan melangsungkan aksi. Saya sudah perintahkan pimpinan daerah Provinsi Banten untuk kumpul dan melakukan aksi tersebut, dengan jelas itu ditunjukan kepada Desmond,” pungkasnya. (faiz).
























