SERANG, (B1) – Akibat tumpukan sampah dan tidak terurua drainase di lingkungan rt 05/19 Cimuncang Cili, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, sebabkan banjir tiap kali hujan lebat, Rabu, (21/3/18).
Aan, (32), warga sekitar mengatakan kejadian sudah sering terjadi dan dan sudah berlangsung bertahuntahun.
” Sudah lama terjadi begini, tiap hujan aja banjir gini. Ya itu sampah numpuk, saluran airnya kecil,” kata Aan (32).
Kejadian yang kerap terjadi dan tidak pernah ada solusi ini lanjut Aan, sudah sering dikeluhkan dan laporkan, namun belum juga ada tannggapan.
” Udah lama begini, udah bertahun tahun. Dari warga juga sudah melaporkan berkali kali tapi ga berkutik,ga ada respon,” keluhnya.
Sementara itu Masi Ekbang Kelurahan Cimuncang Sri Arinie mengatakan, terkait banjir yang kerap terjadi di lingkungannya, sudah dimasukkan di musrembang tiap tahun.
Kalau masalah TPS memang masih menjadi momok lingkungannya.
” Kalau masalah sampah dikita memang engga ada tempatnya. Jadi kalau memang ada warga yang buang sampah sembarangan, tidak tahu lagi harus di buang kemana,” jelasnya.
Kelurahan Cimuncang yang terhitung menjadi daerah yang padat dan sempat ditetapkan menjadi daerah kumuh dan miskin (KUMIS) di Kota Serang, dirasa sulit untuk ketersediaan tempat pembuangan sampah sementara.
” Kalau masalah sampah kita sudah buntu. Sudah ga tahu bicara gimana ini. Program kumuh dan miskin (KUMIS) yang ada juga dulu dikelurahan Cimuncang tidak jalan sampai sekarang,” pungkasnya. (faiz).
























