SERANG, (B1) – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dimulai, Senin (3/4/2017) secara serentak di Kabupaten/Kota Provinsi se-Indonesia termasuk di Provinsi Banten. Dari target 100 persen yang diharapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten mengenai pelaksanaan UNBK, Sekretaris Dindik Banten Ardius Prihantono mengaku pelaksanaan UNBK di Banten baru mencapai 81 persen.
“Kita berharapnya sih 100 persen UNBK bisa digelar di Banten. Tapi di beberapa Kabupaten/Kota progresnya masih belum selesai,” ungkapnya. Ardius juga mengakui masih adanya sejumlah kendala di Kabupaten/
Kota terkait pelaksanaan UNBK tersebut, di antaranya karena masalah sarana dan prasarana.
“Karena UNBK itu lebih ke sarana dan prasarana khususnya komputer,” jelasnya.
Diketahui, dari total sekolah yang ada di Banten, hanya sekitar 33,40 persen atau sebanyak 1.291 sekolah saja yang melaksanakan UNBK. Berdasarkan data Dindikbud Banten, dari 1.291 sekolah yang melaksanakan UNBK, terdiri dari 322 sekolah SMP, MTS 10 sekolah, SMA 448 sekolah, MA 14 sekolah, dan untuk SMK 497 sekolah.
“Dari semua jumlah itu, sekolah di Kabupaten Serang yang paling banyak melaksanakan UNBK dengan jumlah 331 sekolah,” jelasnya. Sejauh ini, kata Ardius, persiapan yang dilakukan setiap sekolah dalam pelaksanaan UNBK sudah berjalan cukup baik.
Pihaknya mengaku, sudah melakukan pelatihan bagi pengawas yang khusus melakukan pengawasan di sekolah yang menggunakan ujian berbasis teknologi tersebut.
“Kami sudah melatih 35 orang. Mereka sudah kami latih di Bandung untuk dapat mengawasi proses pelaksanaan ujian di SMA SMK yang sudah UNBK,” terangnya. Pelaksanaan ujian SMK, lanjut Ardius, dimulai dari hari ini, 3 April hingga 6 April 2017. Untuk SMA/MA dilaksanakan pada 10 April hingga 13 April 2017. “Disusul seminggu berikutnya, ujian paket C akan dilaksanakan setelah pelaksanaan di SMK/SMA selesai,” jelasnya. (Stevan).






















