TANGERANG, (B1) – Sebanyak 22 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) memaparkan hasil pelaksanaan program kerja kepada Lurah Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Sukamulya tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan KKN mahasiswa UMT di Kelurahan Sukamulya.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa menyampaikan hasil pelaksanaan program, luaran, kendala yang dihadapi, serta rencana keberlanjutan program kepada pihak kelurahan.
Lurah Sukamulya Sony Rahmat Sanjaya, S.Ip., hadir bersama jajaran staf kelurahan. Kegiatan juga dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMT, Ir. Fauyhi Eko Nugroho, M.Kom., IPM., ASEAN.Eng serta mahasiswa.
LurahnSony mengapresiasi civitas akademika UMT, dosen pembimbing, dan mahasiswa yang telah memilih Kelurahan Sukamulya sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak kelurahan menerima laporan positif dari sejumlah Ketua RT dan RW mengenai kegiatan mahasiswa selama kurang lebih satu bulan di tengah masyarakat.
“Berakhirnya masa KKN bukan berarti berakhir pula silaturahmi. Kami berharap mahasiswa tetap dapat berkunjung dan menjaga hubungan baik dengan Kelurahan Sukamulya,” ujarnya.
Enam Program Kerja
Berdasarkan pemaparan dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMT melaksanakan enam program kerja utama yang disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat di wilayah Kelurahan Sukamulya.
Keenam program tersebut meliputi “Bijak Bermedia Sosial: Mengenal, Mencegah, dan Melawan Cyberbullying Sejak Dini”; “Edukasi dan Penguatan Kesadaran Siswa dalam Mengurangi Sampah melalui Program ‘Kurangi Sampah Sekitar Kita (KURASAKI)’ di SMP Negeri 2 Cikupa”; serta “Meningkatkan Kesadaran Menjaga Kebersihan Lingkungan melalui Media Gambar Edukatif pada Anak Usia Dini.”
Tiga program lainnya yakni “Penguatan Literasi Al-Qur’an Masyarakat melalui Program Hibah dan Distribusi Al-Qur’an di Kelurahan Sukamulya”, “Pemberdayaan Masyarakat melalui Penanaman dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mendukung Lingkungan Sehat di Kelurahan Sukamulya”, serta “Implementasi Teknologi Artificial Intelligence dalam Pembuatan Konten Promosi Digital dan Desain Kemasan Produk bagi UMKM.”
Program literasi digital dilaksanakan melalui edukasi kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Cikupa pada 30 Juli 2026. Materi mencakup etika digital, keamanan bermedia sosial, dampak psikologis, serta aspek hukum yang berkaitan dengan perundungan siber.
Sementara itu, program KURASAKI diarahkan untuk membangun kesadaran siswa mengenai pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah. Program tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 2 Cikupa yang memiliki lebih dari 1.200 siswa.
Untuk anak usia dini, mahasiswa menggunakan pendekatan visual melalui kegiatan pesta atau lomba mewarnai. Pendekatan tersebut dipilih karena anak usia 4-6 tahun lebih mudah memahami konsep melalui media konkret dan visual.
Di bidang keagamaan, mahasiswa menyalurkan Al-Qur’an ke tempat ibadah dan majelis di Kelurahan Sukamulya. Program tersebut ditujukan untuk membantu memperbarui sarana belajar Al-Qur’an sekaligus mendorong budaya literasi keagamaan masyarakat.
Adapun program TOGA dilakukan melalui penanaman bibit pohon dan tanaman obat untuk mendukung lingkungan yang sehat. Sementara program pemberdayaan UMKM memberikan pendampingan kepada pelaku usaha lokal dalam pembuatan desain kemasan dan branding digital dengan memanfaatkan teknologi AI.
Hasil dan Luaran KKN
Selain pelaksanaan kegiatan di masyarakat, mahasiswa juga menghasilkan sejumlah luaran. Di antaranya buku pedoman sosialisasi cyberbullying, buku panduan sosialisasi KURASAKI, serta buku promosi UMKM.
Berdasarkan notulen, buku tentang cyberbullying dan promosi UMKM telah diproses hingga tahap pendaftaran ISBN dan direncanakan untuk didistribusikan kepada sekolah maupun pihak yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas gagasan pengabdian lanjutan berupa pengembangan Geographic Information System (GIS) dan Smart Village untuk memetakan lokasi UMKM dan potensi industri di Kelurahan Sukamulya.
Program tersebut sempat mulai dikerjakan, tetapi menghadapi kendala akses server dan administrasi publik yang membutuhkan proses perizinan. Rencana pengembangannya akan dilanjutkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen pada semester berikutnya.
Apresiasi dan Keberlanjutan
DPL KKN UMT menyampaikan apresiasi atas sambutan pihak kelurahan serta dukungan masyarakat selama mahasiswa menjalankan program. Dalam evaluasi kegiatan, mahasiswa juga mencatat dukungan aktif warga, Karang Taruna, serta para Ketua RT dan RW dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Sejumlah kendala selama pelaksanaan turut menjadi bahan evaluasi. Salah satunya terkait pengadaan Al-Qur’an yang mengalami keterbatasan kuota. Dari rencana awal 100 eksemplar, sebanyak 20 eksemplar berhasil direalisasikan karena stok harus dibagi untuk seluruh kelurahan.
Mahasiswa juga berhasil memperoleh 100 bibit tanaman, meskipun proses administrasi dan disposisi surat membutuhkan waktu cukup panjang.
Secara keseluruhan, enam program kerja utama mahasiswa KKN UMT dinyatakan telah terlaksana. Pihak Kelurahan Sukamulya juga menyambut positif luaran berupa buku panduan dan rencana program berkelanjutan Smart Village.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis luaran program dan dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN, DPL, serta pihak Kelurahan Sukamulya. (cj/mg/yad).
























