NASIONALSekitar

SUCI 12 Resmi Bergulir, Kompas TV Lanjutkan Tradisi sebagai “Rumah Komika” Indonesia

 

JAKARTA, (B1) – Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) kembali hadir melalui SUCI 12 sebagai kelanjutan tradisi panjang KompasTV dalam menjadi “Rumah Komika” di Indonesia.

Lebih dari sekadar kompetisi, SUCI telah berkembang menjadi ruang tumbuh, ruang belajar, dan ruang pembuktian bagi para komika lintas generasi.

Dalam konferensi pers peluncuran SUCI 12, direktur utama KompasTV, Rosianna Silalahi memaparkan latar belakang berlanjutnya program ini sebagai bagian dari perjalanan panjang SUCI dalam membangun ekosistem stand up comedy yang kuat dan berkelanjutan.

Selama lebih dari satu dekade, SUCI konsisten menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru yang kini berkiprah di berbagai lini industri kreatif nasional.

Kehadiran SUCI 12 merupakan kelanjutan dari tradisi yang telah terbangun kuat sebagai wadah regenerasi komika Indonesia. SUCI bukan hanya kompetisi tahunan, melainkan rumah yang membuka ruang bagi keberanian berekspresi dan
eksplorasi gagasan melalui komedi.

Direktur Programming KompasTV, Uncu Putra, menambahkan bahwa format dan pendekatan kreatif di SUCI 12 tetap menjaga DNA utama program, yakni kualitas
materi, orisinalitas perspektif, serta kemampuan komika dalam mengolah isu sosial dengan cerdas dan relevan.

Uncu Putra juga menambahkan bahwa terdapat audisi offline yang diselenggarakan di 4 kota besar Indonesia seperti di Bandung, Jogja, Surabaya dan Jakarta yang menyaring 25 orang yang tersaring dari lebih 2.500 peserta.

Terdapat juga berbagai profesi yang mengikuti audisi dan lolos hingga babak pre-show seperti dari TNI, Bea Cukai, hingga dokter spesialis jantung.

Musim terbaru ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya kembali Indro Warkop di kursi dewan juri, bersama Nirina Zubir dan Abdel Achrian.

Indro menyampaikan rasa bahagiaya karena masih diberi kepercayaan untuk menjadi bagian dari SUCI dan siap kembali dengan gaya khasnya yang tegas namun menghibur.

“Saya berterima kasih masih dipercaya jadi kompor gas’-nya. Walaupun sekarang zamannya sudah pakai listrik, ya. Tapi tetap saja, panasnya harus terasa. Tetap panasan gas,” ujar Indro berseloroh.

Salah satu peserta, yang akrab disapa Mpo Odah mengaku tak kan pernah habis untuk belajar di Suci. Meski ia beberapa kali masuk babak eliminasi, namun tak kan pernah membuatnya puas diri atas hasil yang diraih.

“Saya merasa belum menjadi apa-apa. Masih banyak yang harus yang timba ilmunya dari Suci,” ucapnya.

Melalui SUCI 12, KompasTV menegaskan keberlanjutan perannya sebagai “Rumah Komika” tempat lahir, tumbuh, dan berkembangnya talenta komedi Indonesia.

Program ini diharapkan terus memperluas akses bagi komika dari berbagai daerah serta memperkuat posisi stand up comedy sebagai bagian penting dalam lanskap industri hiburan nasional.

Dengan semangat regenerasi dan kesinambungan, SUCI 12 kembali membuka panggung bagi suara-Suara baru yang siap melanjutkan tradisi komedi cerdas Indonesia yang menyinggung realitas sosial di Indonesia. (les).

Exit mobile version