TIGARAKSA, (B1) – Keluarga Andhika Lutfi Falah (16) korban meninggal diduga usai ikut Demo di DPR Jakarta, tidak akan memperpanjang kejadian yang menimpa anaknya.
Hal itu terungkap saat Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki turut hadir melayat ke rumah duka Andika, pelajar SMK Negeri 14 Kabupaten Tangerang.
“Pihak keluarga tidak ada menindak lanjuti kasus ini dan sudah ikhlas dengan kejadian ini dan menjadi pembelajaran kita semua, jangan sampai ini terulang kembali,” ujar Kapolda.
Kapolda hadir bersama beberapa pejabat, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, serta Bupati Tangerang Maesyal Rasyid
Kapolda Banten mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. “Kami dari pihak kepolisian turut berduka cita atas meninggalnya alm. Andhika Lutfi Fala dan semoga keluarga diberikan ketabahan dan almarhum meninggal dalam husnul Khotimah,” ucapnya.
Kapolda juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga situasi tetap kondusif.
“Mari sama-sama berpesan kepada seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pihak kampus, dan sekolah untuk bahu-membahu menjaga situasi. Kalau ada proses hukum, kita serahkan kepada yang berwenang. Mari kita sama-sama jaga wilayah hukum Polda Banten, wilayah Banten, agar tetap aman dan kondusif,” imbaunya.
Hengki mengajak kepada orang tua untuk menjaga anak-anaknya.
“Untuk itu kami imbau kepada orang tua, guru, kepala sekolah untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan dan menjaga anak-anak,” ajak Hengki.
Kapolda Banten juga sudah melakukan koordinasi dan keluarga sudah mengikhlaskan kejadian tersebut. (yad).
























