Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
KESEHATANTANGERANG RAYAUncategorized

25 Anak Di Kronjo Sudah Ditangani Dan Bukan Gizi Buruk

×

25 Anak Di Kronjo Sudah Ditangani Dan Bukan Gizi Buruk

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – 25 anak yang dikategorikan kekurangan gizi di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, telah ditangani intansi terkait. Kesemuanya memang sudah dalam perhatian serius Pemkab Tangerang dan bukan kejadian baru.

Example 300x600

Demikian diungkapkan Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar saat Press release di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Tangerang, Senin, (29/1/18). Dikatakan Bupati, perlu terminologi jelas untuk menyatakan anak masuk kategori gizi buruk atau kekurangan gizi.

“Disinilah dibutuhkan ketelitian, siapapun terkait penyebutan kasus ini. Sebab antara kekurangan gizi dengan gizi buruk memang berbeda statusnya. Namun intinya 25 anak tersebut memang tengah dalam penangan khusus Dinkes Kabupaten Tangerang,” terang Zaki.

Malah tegas Bupati, dari 25 anak yang kekurangan gizi tersebut, 21 diantaranya sudah semakin membaik. Pemkab Tangerang khususnya Dinkes, sejak anak usia 0-5 tahun, langsung mendapat perhatian pemerintah.

Saat dalam pantauan, seluruh anak yang dikategorikan ada kekurangan gizi langsung dilakukan intervensi.

Intervensi yang dimaksud yakni dikonsultasikan ke pihak keluarga, terkait penanganannya. Intervensi diperlukan guna penanganan yang tepat terkait pemberian gizi ke depan.

“Untuk anak yang dikategorikan kekurangan Gigi, keluargalah yang pertama diberitahukan. Hal itu menentukan bagaimana penanganan yang akan dilakukan. Apakah pemberian tambahan nutrisi, protein, vitamin, susu atau apa saja yang diperlukan bagi si anak,” papar Zaki.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dr. Desriani menambahkan, penjelasan pada orang tua pada anak yang dikategorikan kekurangan gizi. Itu diperlukan agar program yang dijalankan kepada anak dapat berjalan baik.

Namun demikian diakui pihaknya membutuhkan seluruh jejaring kesehatan yang ada. Sebab, penanganan bukan hanya pada anak saja, melainkan pula diimbangi peningkatan SDM kesehatan yang ada.

“Di Kabupaten Tangerang, sudah ada pos gizi ataupun kader asuh mantap dalam hal penanganan anak. Sedangkan untuk kategori gizi buruk, secara kasat mata biasanya badan sangat kurus, sering sakit, kekurangan protein, mata cekung, dan dibarengi busung lapar,” pungkasnya. (pud/bay).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post