Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA PILIHANKESEHATANLINGKUNGANTANGERANG RAYAUncategorized

Pemkot Tangerang Beri Trauma Healing Anak Dampak Kebakaran TPA Rawa Kucing

×

Pemkot Tangerang Beri Trauma Healing Anak Dampak Kebakaran TPA Rawa Kucing

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berikan dukungan dan perawatan kepada anak-anak yang menjadi korban kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Example 300x600

Kebakaran meninggalkan dampak emosional yang mendalam pada mereka, dan sebagai tindakan humaniternya.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan, Pemkot melalui DP3AP2KB memberikan program trauma healing melalui duta anak Kota Tangerang, yang bertujuan membantu anak-anak dalam proses pemulihan.

“Kami prihatin dengan situasi yang dialami oleh anak-anak yang terkena dampak kebakaran di TPA Rawa Kucing, karena asap yang begitu pekat,” ujar Arief, saat meninjau lokasi penampungan warga dampak kebakaran. Minggu, (22/10/23).

Langkah tersebut, lanjut Arief, dilakukan karena mereka merupakan aset berharga bagi masa depan.

“Anak-anak ini, aset kita di masa depan dan saat ini, mereka memerlukan dukungan penuh dari kita,” ucapnya.

Arief menuturkan, akan berkomitmen untuk memberikan perawatan dan bimbingan yang diperlukan agar mereka dapat pulih dan melanjutkan kegiatan seperti biasanya.

Program trauma healing, melibatkan duta anak Kota Tangerang yang berpengalaman dalam menangani dampak psikologis dari peristiwa traumatis.

“Anak-anak akan menerima konseling individu dan kelompok, serta berbagai kegiatan pemulihan yang didesain khusus untuk membangun kembali rasa percaya diri dan ketahanan mereka. Selain itu, keluarga anak-anak juga akan diberikan dukungan yang dibutuhkan untuk membantu mereka mengatasi peristiwa ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, update sementara tanggal 22 Oktober 2023 warga Kecamatan Neglasari yang mengungsi sebanyak 167 orang dengan rincian bertempat di GOR Neglasari sebanyak 81 orang terdiri dari lansia 9 orang, dewasa 38 orang, anak 19 orang, bayi 6 orang, usia belum diketahui 9 orang dan pengungsi di Aula Kecamatan Neglasari sebanyak 86 orang terdiri dari lansia 11 orang, dewasa 48 orang, anak 21 orang, bayi 6 orang. (darjo).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post