TANGERANG, (B1) – Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang Teguh Supriyanto menghadiri pelantikan pengurus cabang Asosiasi Pengusaha Jasa Boga (APJI) Kota Tangerang periode 2023-2028. Kepala Kesbangpol hadir mewakili Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Selasa, (11/7/23).
Ibu Irin selaku Ketua DPC APJI Kota Tangerang mengatakan, hingga saat ini sudah 60 persen pengusaha jasa boga yang tergabung di APJI Kota Tangerang. Dari jumlah tersebut masih ada yang belum mengantongi sertifikat laik operasi.
Oleh karenanya, Ia berharap para pengusaha segera melengkapi izin tersebut agar dapat segera berkontribusi untuk Kota Tangerang.
“Anggota APJI yang ber-KTA ada 36 orang. Dan ada anggota sekitar 18-20 orang yang belum mengantongi sertifikat laik operasi,” ujarnya.
Irin menjelaskan, APJI Kota Tangerang memiliki program untuk membenahi legalitas para anggota. Hal itu dilakukan guna menyambut peluang usaha yang ada di Kota Tangerang.
Ia juga meminta agar para anggota APJI meningkatkan kapasitasnya guna menciptakan menu baru dan meningkatkan kualitas masakan yang akan disajikan. Serta mengajak anggota, pengurus dan pelaku usaha jasa boga bisa menangkap peluang baik di pemerintah maupun di swasta
“Kita akan terus meningkatkan kualitas SDM,” imbuhnya.

Sementara Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Teguh Supriyanto berharap pengusaha yang tergabung dalam APJI Kota Tangerang sudah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Hal itu agar mempermudah Pemkot Tangerang melakukan kerja sama. Pihak juga meminta agar para pengusaha menggunakan bahan ramah lingkungan dan tidak menggunakan bahan plastik.
Tak lupa Teguh mengingatkan kepada pengurus dan pelaku usaha jasa boga di Kota Tangerang agar bisa menangkap peluang baik di sektor pemerintah atauoun swasta.
“Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindagkop telah memfasilitasi para pelaku usaha baik UMKM maupun IKM dalam pengembangan dan pemasaran produk. Diantaranya adalah fasilitasi pemasaran produk UMKM dan IKM pada even-even yang digelar Pemerintah Kota Tangerang. Lalu, sertifikasi halal produk makanan dan minuman gratis serta pelaksanaan uji lab produk makanan dan minuman gratis,” terang Teguh.
Selain hal di atas, Teguh juga menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Tangerang di era digital ini, telah menyiapkan aplikasi pasar online. Aplikasi tersebut berisi tentang semua kebutuhan pokok sehari hari bagi masyarakat.
“Oleh karenanya APJI Kota Tangerang diharapkan dapat berkoordinasi pula dengan Perumda Pasar untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk secara onlin,” pungkasnya. (Adv).
























