Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYANASIONALUncategorized

Donald Trump Didemo di Serang

×

Donald Trump Didemo di Serang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Ribuan massa berunjuk rasa di Alun-alun Barat Kota Serang, Banten, Minggu, (10/12/12). Massa yang  tergabung dalam Forum Persaudaraan Ummat Islam Banten (FPUIB) ini mengutuk keras Presiden Amerika Serikat Donal Trump yang telah mengakui secara sepihak bahwa Al-Quds atau Yerusalem sebagai Ibukota Negra Israel.

Example 300x600

Massa yabg berunjuk rasa terdiri dari berbagai lapisan organisasi kemasyarakatan, seperti pondok pesantren, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan dan organisasi muslim lainnya.

Koordinator lapangan FPUIB Abu Wildan mengutuk keras rencana pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat  ke kota suci Al-Quds, Yerusalem. Serta  mengakuinya sebagai Ibukota Israel akan menimbulkan ketegangan serius di wilayah Timur Tengah, bahkan mengancam perdamaian dunia.

“Kami mendukung pemerintah Indonesia untuk terlibat aktif mencegah dijadikannya kota suci Al-Quds sebagai Ibukota Israel,” kata abu di Alun-alun Barat Kota Serang, Minggu (10/12/2017)

Dijelaskan Abu, inilah saatnya pemimpin negara muslim bersatu melakukan langkah-langkah strategis untuk membebaskan Palestina dari Israel sang penjahat kemanusiaan. Kemudian, menyerukan seluruh umat muslim untuk merapikan shaff dan berdoa untuk kemerdekaan muslim di Palestina dan Muslim di seluruh Indonesia.

Aksi massa dengan motto Banten Peduli Al-Quds “Selamatkan Al-Quds Palestina” ini, menurut Abu,Yerusalem Palestina merupakan tempat suci bagi umat Islam. Di tempat itulah terdapat Kiblat pertama umat islam sebelum dialihkan ke Mekkah.

“Dan kita ketahui bersama bahwa di Al-qudslah kisah fenomenal Isra dan miraj Rasulullah SAW terjadi. Disana Rasulullah SAW menjejakkan kaki menuju Sidratul Muntaha sebagai kelanjutan suci beliau (mi’Raj),” ujarnya lantang.

Konflik abadi ini,semakin diperparah dengan pernyataan Donal Trump yang menyatakan secara sepihak bahwa Al-Quds atau Yerusalem telah menjadi ibukota Israel.

“Kita juga telah mengetahui betapa Israel terus-menerus mencaplok daerah-daerah di Palestina. Entah telah berapa juta umat Islam yang menjadi korban atas kekejian Israel dalam usahanya menguasai daerah Palestina.” ungkapnya.

Dengan menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel tentu akan merugikan umat islam di Palestina. Israel semakin memiliki alasan untuk mengusir warga Palestina dari tanah nenek moyangnya sendiri. Terlebih lagi pengakuan oleh Presiden AS tersebut berbuntut dipindahkannya Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Hal ini akan memicu pada konflik yang semakin memperuncing keadaan. Padahal AS diamanatkan oleh PBB menjadi mediator perdamaian Palestina-Israel. Dengan demikian secara tidak langsung, AS justru memihak Israel yang terang-terangan telah melakukan kejahatan kemanusiaan kepada warga Palestina,” pungkasnya. (faiz).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post