LEBAK, (B1) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Lebak dalam waktu akan melaksanakan diskusi, terkait aktivitas tambang galian C atau bisnis tanah merah. Tujuan diskusi tersebut untuk mencari solusi problematika pembisnis galian tanah merah.
Ketua JMSI Kabupaten Lebak Aji Rosyad mengatakan, galian tanah merah banyak dilirik oleh para pembisnis. Diskusi tujuannya untuk pembahasan kepentingan kepentingan publik, salah satunya adalah pembangunan jalan tol.
Karena itu, Pemerintah Daerah harus memberikan solusi terhadap para pelaku bisnis khusualsnya pelaku penggalian tanah di Lebak. Para narasumber kompeten akan membahas saat diskusi.
“Kita membuat diksusi untuk mencari solusi agar para pengusaha tambang merah bisa nyaman untuk berinvestasi di Kabupaten Lebak. Kita akan libatkan Pemda Lebak, Legislatif, Tokoh Masyarakat, Akademisi dan Pengusaha-pengusaha galian,” kata, Aji kepada awak media, Sabtu (11/2/23).
Lebih lanjut kata Aji, bahwa dalam diskusi dengan tema untuk mencari solusi problematika bisnis galian tanah merah bagi pengusaha-pengusaha yang ada di Kabupaten Lebak. Karena Kata Aji, para pelaku bisnis galian tanah merah juga banyak memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat khususnya warga sekitar galian.
“Kita adakan diskusi ini memberikan edukasi mengenai dampak positif dari pelaku-pelaku bisnis galian tanah merah,” terang Aji.
Untuk diketahui, kegiatan diskusi galian tanah merah yang akan diselenggarakan oleh JMSI Kabupaten Lebak tersebut rencananya akan diikuti oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten, Pengusaha Galian Tanah Merah, Pemkab Lebak, Penegak Hukum, Pengggiat Lingkungan, Tokoh Masyarakat, Ormas Lebak dan Mahasiswa. (les).
























