BISNISUncategorized

Situ Ciwaka, Destinasi Wisata Baru Kota Serang

SERANG, (B1) – Situ Ciwaka, jadi rintisan kampung wisata, di Kota Serang. Wilayah berlokasi di Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Peresmian dilakukan Disparpora, Rabu, (29/11/17), agar kawasan wisata di Kota Serang bertambah sehingga ada pemasukan berarti untuk keuangan Pemkot Serang.
Kadis Disparpora Kota Serang Hafizi ZA mengatakan tempat itu diyakini dapat memberikan peluang bagi warga sekitar dalam mencari penghasilan baru misalnya menyediakan tempat tempat jajanan dan jasa lainnya.

banner 300x600

“Kegiatan ini dirancang untuk menjadi rintisan kampung wisata. Jadi dengan kita resmikan nanti kampung wisata menjadikan destinasi wisata kota serang. Bahwa disini kami berbincang dengan camat kalau sabtu minggu penuh tempat berkumpul apalagi bulan puasa. Ini adalah debuah potensi yang akan berkembang, dan menyuntik perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Hafidzi menjelaskan, Wisata di Kota Serang perlu ada partisipasi aktif dari seluruh elemen agar terkelola dengan baik. Termasuk peran pemuda yang sudah difasilitasi oleh Disparpora yaitu Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP).

“Kami sudah membentuk pokdarwis 6 kelompok di Kota Serang untuk petugas pengelolaannya dan vorum kewirausahaan pemuda supaya mendongkrak potensi wirausahanya,” katanya.

Hafizi berharap dengan di bangunnya Kampung Wisata Situ Ciwaka tersebut dapat mendongkrak pengunjung baik domestik maupun Internasional.

“Kami akan dukung dan akan menarik pendatang baik domestik maupun internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Serang, Tb Haerul Jaman menegaskan jika lounchingnya Kampung Wisata Situ Ciwaka merupakan program yang disesuaikan dengan visi misinya. Menurut Jaman, pihaknya berkomimen membangunan peningkatan munjungan wisata dan destinasinya.

“Saya tetapkan di Pengampelan kampung wisata. Program kami akan berlanjut harus didorong oleh semua pihak. Kami berharap warga kelurahan pengampelan bersama-sama sukseskan program ini harus kita dorong,” katanya

“Kita melihat, disini potensinya ada, disamping situ kita kemas situnya menjadi daya tarik. Masyarakatnya dari hasil pemberdayaan masyarakat. Makanannya, ada krajinan ada, budaya ada. Alam dihasilkan sangat menonjol jambu citra. Banyak ada di Walantaka yuk kita kemas, buat, produksi yang awaknya tidak terlihat kita promosikan kenal ke masyarakat luas,” tuturnya. (Arai).

Exit mobile version