SERANG,(B1) – Budaya membaca Alquran di kalangan pelajar cenderung berkurang, disamping kuranganya dorongan dari keluarga. Unsur pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan harus melakukan dan memperhatikan kecendrungan ini.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang Ahmad Zubaidillah ketika di temui usai acara peringatan Hari Aksara Nasional yang digelar di alun alun barat Kota Serang Rabo (22/11/2017), mengakui hal tersebut. Oleh karna itu pihaknya selalu ingatkan kepada sekolah sekolah agar selalu sisipkan ajalaran tentang keagamaan dalam mengajar.
“ya memang budaya membaca alquran di kaalngan pelajar cendrung berkurang, makanya kita solusinya selalu biasanya setiap mau belajar bersoa dulu,baca asmaul husna dulu,Kemudian baca surat surat pendek,” jelasnya
untuk menambah kecintaan dan kegemaran dalam membaca alquran pihak nya juga menyarankan agar para pelajar juga bisa meluangkan waktunya ketika istirahat untuk membaca alquran.
“Untuk menumbuhkan kegemaran dalam kalangan pelajar makanya kita himbau untuk membawa alquran kecil dalam tasnya. Untuk dibaca di waktu istirahat atau pulang sekolah,” imbuhnya.
Guna terwujudnya program gemar membaca alquran di kalangan pelajar pihaknya juga menghimbau peran serta keluarga, masyarakat khususnya guru guru ngaji yang ada juga ikut bersama sama mengatasi permasalahan menurunnya minat baca ini.
“Saya himbau pada keluarga ketua Rt Rw masyarakat juga guru guru ngaji yang ada agar juga ikut serta mendorong agar minat baca alquran dikalangan pelajar menjadu baik,” pungkasnya.(faiz).























