Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
POLITIKUncategorized

Pengamat: Jika Ingin Menang PDIP Harus Mengalah

×

Pengamat: Jika Ingin Menang PDIP Harus Mengalah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SERANG, (B1) – Konstalasi Politik di Kota Serang kian memanas. Seluruh pimpinan partai mulai membidik sejumlah bakal calon guna diusung di Pilkada Kota Serang 2018 mendatang.

Dari banyaknya bakal calon wali kota, hanya Vera Nurlaila Jaman yang sudah dapat dipastikan lolos pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang. Hal tersebut menyusul adanya tiga Partai yang telah menetapkan dirinya  sebagai Calon Wali Kota usungan partai tersebut.

Example 300x600

Tiga partai itu antara lain, Partai Demokrat, PKB dan PKPI, sementara partai Golkar sudah jauh jauh hari memberikan dukungan kepada istri dari Wali Kota Serang aktif Tb. Haerul Jaman itu.

Partai Golkar memang merencanakan membangun Koalisi Besar di Pilkada 2018. Sama halnya saat Pilkada 2013 silam, Golkar yang mengusung Tb Haerul Jaman-Sulhi Choir didukung oleh hampir setengah jumlah partai di Kota Serang.

Berbeda dengan Partai lain, PDI-P selalu menjadi rival Golkar di setiap agenda Pilkada. Selain suara PDI-P yang tinggi, kader PDI-P memang banyak yang potensial untuk diusung menjadi kepala daerah.

Namun, di Pilkada Kota Serang 2018 ini, sikap PDI-P seakan tidak terlihat. Apakah akan membentuk koalisi sendiri atau ikut serta bersama koalisi yang sudah ada yakni Koalisi Rumah Kita dan Koalisi Kota Serang Cantik. Yang pasti PDI-P tidak bisa mengusung calon tanpa koalisi.

Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Anis Fuad, memprediksi di Pilkada tahun ini, PDI-P akan bergabung dengan salah satu Koalisi yang sudah ada. Menurutnya, PDI-P masih teguh dengan pendiriannya yakni Menang di Pilkada Kota Serang 2018. Namun, upaya itu tidak akan tercapai jika tidak dilakukan secara bersama sama.

“Beberapa waktu yang lalu, Megawati menargetkan PDIP menang di Pilkada Kota Serang 2018, dan menetapkan bambang Janoko sebagai Calon Walikota,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/11/2017).

Ia menuturkan jika ingin merebut kemenangan maka PDI-P harus bergerak cepat membentuk koalisi agar bisa segera dibuat pemetaan yang matang. Selain itu, jika tidak segera dilakukan, akan kalah oleh partai lain yang sudah melaksanakan konsolidasi terlebih dahulu.

“Maka PDIP harus bergerak cepat untuk membentuk koalisi. Beberapa Pesaing sudah mulai konsolidasi. Koalisi perubahan yang diusung PDIP harus diwujudkan,” ujarnya.

Kemudian, ujar dia, jika nanti benar bergabung dengan Koalisi Rumah Kita maka diantara bakal calon yakni Ranta Soeharta dan Bambang Janoko harus ada yang mengalah agar keduanya dapat berpasangan.

“Kabarnya ada kemungkinan berkoalisi dengan Ranta Soeharta yang didukung PKS. Bambang dan Ranta harus ada yang mengalah untuk menjadi Bakal Calon Walikota Serang. Jika tidak ya koalisi tidak akan terbentuk,” tuturnya

Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Kota Serang, Bambang Janoko mengaku belum ada sikap yang dikeluarkan PDI-P apakah akan membentuk koalisi baru atau bergabung dengan koalisi yang ada. Menurutnya semuanya sedang dalam proses.

“Tunggu aja ya, nanti akan diumumkan,” ucapnya. (Arai).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post