SERANG, (B1) – Terjadi kecelakaan lalu lintas di Km 66.500 ruas Tol Tangerang – arah Merak, Kamis, (5/5/22). Kecelakaan dialami oleh Kendaraan Suv Isuzu Mux No.Pol. A-1425-TN yang dikemudikan AG (43) menabrak penyeberang jalan TP(19).
“Benar telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas pada Kamis (05/05) sekitar pukul 19.50 WIB di Km 66.500 ruas Tol Tangerang – Merak sisi arah Merak dan salah satu faktor awal yang menyebabkan kecelakaan adalah saat TP berjalan kaki menyeberang di ruas jalan tol Tangerang – Merak kemudian tertabrak oleh kendaraan Suv Isuzu Mux No.Pol.: A-1425-TN yang dikemudikan AG,” ujar Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto, Jumat (6/5/22).
Akibat kecelakaan lalu lintas ini terdapat satu orang mengalami luka-luka yaitu penyeberang jalan yakni TP.
Kronologisnya yakni, awalnya ketika Kendaraan Isuzu Mux No.Pol: A-1425-TN yang dikemudikan oleh sdr. AG berjalan dari arah Tangerang menuju ke arah Merak di lajur kiri atau lambat.
Tiba di TKP menurut pengakuan pengemudi kendaraannyabmenabrak penyeberang jalan di lajur kiri. Posisi akhir kendaraan normal berada di bahu jalan mengarah Merak dan korban TP juga berada di bahu jalan.
“Akibat dari peristiwa tersebut korban mengalami luka sobek di kepala dan lecet ditangan kanan, lalu korban dibawa ke RS. Sari Asih Serang,” jelas Budi.
Dirlantas menambahkan, penyidik Laka Ditlantas Polda Banten telah melakukan olah TKP awal dan menolong serta membawa korban ke rumah sakit dan kendaraan telah diamankan.
“Selanjutnya untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya kecelakaan lalu tersebut penyidik akan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut yang kini ditangani penyidik Seksi Laka Ditlantas Polda Banten,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Shinto Silitonga mengatakan turut prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 1 orang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan dijalan raya terutama di ruas jalan Tol, tetap waspada dan berhati-hati serta selalu konsentrasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” himbau Shinto.
Terakhir, Shinto meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi Peraturan Lalu Lintas saat berkendara terutama di ruas jalan Tol, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah dan tetap disiplin menjaga Protokol Kesehatan dengan 5M,” tukasnya. (hum/sus).
























