SERANG, (B1) – Warga di Kota Serang masih mengeluhkan kemacetan yang kerap terjadi di Trondol, Kecamatan Cipocok. Akibatnya mengganggu aktifitas pengguna jalan, terutama saat sore dan pagi hari.
Pantauan wartawan, Senin, (30/10/17), kemacetan biasanya terjadi di sejumlah titik jalan raya di Kota Serang seperti di Trondol, Cipocok dan Kemang. Kemacetan terjadi pada pukul 07.00 pagi hari dan pukul 17.00 sore hari. Kemacetan bahkan bisa mencapai berjam jam terutama saat hari hari kerja.
Maklum, Kota Serang memang pusat keramaian di Provinsi Banten. Hampir seluruh kegiatan Pemprov Banten dilakukan dan di fokuskan di Kota Serang. Itu karena kota Serang adalah wajah Provinsi Banten.
Tahun 2018, Kota Serang termasuk daerah yang melaksanakan Pilkada. Ada sejumlah bakal calon yang mendeklarasikan dan bergeilya di masyarakat. Namun, dari puluhan bakal calon belum ada yang mampu menawarkan program yang bisa mengatasi kemacetan.
“Saya sering mengalami kemacetan, teutama di Trondol. Saat pulang kerja kemacetan bisa ber jam jam,” kata seorang warga, Hikmat kepada wartawan, Senin (30/10/2017).
Ia menuturkan, sejak berdirinya Kota Serang 10 tahun silam. Kemacetan di Trondol tidak mampu diatasi baik oleh pihak MMS maupun pihak Pemkot Serang. Ia berharap, kemacetan dapat diminimalisir oleh Wali Kota Serang selanjutnya. Sebab, tidak jarang kemacetan mengakibatkan kesemrawutan lalu lintas di daerah tersebut.
“Bahkan pernah merenggut nayawa, makanya kalau ini tidak diperbaiki atau tidak menyediakan jalan baru, ya kemacetan ino tetap terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PMII Kota Serang, Zaenal Alimin, meminta kepada Pemkot Serang agar segera merespon keluhan warga tersebut. Menurutnya banyaknya keluhan dari masyarakat harus menjadi motivasi Pemkot terutama Dinas PU dan Wali Kota Serang dalam meningkatkan kinerjanya sebagai pemangku kebijakan.
“Saya benar benar menyayangkan, wajah ibu Kota Banten, dikeluhkan oleh hal hal yang sepele dan mestinya pemkot mampu mengatasinya,” tuturnya. (Arai).
























