Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
LINGKUNGANTANGERANG RAYAUncategorized

Banjir Hingga Malam Jalan Tirtayasa Pinang Tak Bisa Dilalui

×

Banjir Hingga Malam Jalan Tirtayasa Pinang Tak Bisa Dilalui

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Akibat terendam banjir, jalan raya Sultan Ageng Tirtayasa, Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, hingga malam hari tidak bisa dilalui. Akibatanya, warga yang hendak melintas harus memutar arah untuk mencapai tujuan, Selasa, (15/3/22).

Example 300x600

Salah satu pengendara sepeda motor, Hari (41) yang hendak melintas mengaku mengambil jalan memutar akibat jalan yang tak bisa dilalui. Bukan, hanya dia saja, beberapa pengendara mobil dan motor lainnya pun, memilih putar balik.

“Tadi lewat sekitar pukul 16.00 tidak bisa. Pulanngnya juga sekarang (pukul 21.00, red) masih belum bisa dilalui. Di jalan ini, gampang sekali banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Tangerang, Deni Koeswara mengungkapkan, hingga saat ini ada 11 titik genangan yang terlapor dan terdata di BPBD. Diantaranya, Batusari, Gempol Raya Kunciran, bawah flyover Taman Cibodas dan lainnya.

Langkah yang diambil dalam penanganan genangan tersebut ialah koordinasi, melakukan assesement, upaya penyedotan serta memonitoring perkembangan cuaca dan kemungkinan lainnya.

“Terpantau dilapangan untuk ketinggian paling tinggi 40 cm, namun saat ini kondisinya sudah terpantau berangsung surut. Karena memang, tim langsung turun melakukan penyedoran dan pembersihan drainase yang tersumbat. Sehingga semua tertangani dengan cepat,” ungkap Deni, Selasa (15/2/22).

Ia pun menjelaskan, kondisi ini terjadi akibat cuaca ekstrim yang terjadi pada siang hari pukul 14.00 WIB tadi. Selain itu, dataran yang rendah dan drainase yang tersumbat menjadi pemicu terjadinya genangan di beberapa wilayah di Kota Tangerang tersebut.

“Tim yang diturunkan berasal dari BPBD, DPUPR, DLH, Disbudpar, Satpol PP, aparat setempat, relawan hingga masyarakat. Sedangkan BPBD sendiri menurunkan tiga armada truk dan satu pompa portable,” jelas Deni.

Kata Deni, dibeberapa titik saat ini masih terjadi genangan. Jika tidak kembali terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi, maka tidak dalam waktu lama semua jalur atau kawasan yang tergenang bisa kembali normal.

“Pastinya, semua tim masih terus memantau wilayah yang memang masih membutuhkan penanganan. Seperti pengangkutan sampah di lokasi drainase yang tersumbat, penyedotan genangan hingga pengamanan lalu lintas dari Disbuh,” tegasnya.

Lanjutnya, bagi masyarakat Kota Tangerang yang ingin melaporkan kondisi genangan atau banjir, terlebih membutuhkan penanganan petugas. Dapat menguhubungi emergency call center di 112 atau nomor piket 24 jam BPBD di 021-5582144.

“Kami pun mengimbau untuk kerjasamanya pada seluruh masyarakat. Lebih menjaga lingkungan, salah satunya aliran drainase dari sampah-sampah yang menyumbat. Tidak membuang sampah sembarangan,” tandasnya. (jo/way).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post