Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAUncategorized

KPU-Bawaslu Banten Komitmen Wujudkan Pilkada Berintegritas

×

KPU-Bawaslu Banten Komitmen Wujudkan Pilkada Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten siap berkomitmen mewujudkan Pilkada yang berintegritas. Upaya itu dilakukan KPU dan Bawaslu dengan terus memaksimalkan kinerjanya.

Example 300x600

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Dr. Didih M Sudih mengatakan, untuk mewujudkan Pilkada yang berintegritas maka perlu ada peran masyarakat dalam mengawasi potensi kecurangan yang dilakukan tim atau pasangan calon Kepala daerah di Pilkada 2018. Menurutnya, masyarakat jangan sungkan untuk melaporkan kepada pihaknya, agar potensi potensi tersebut dapat dihindari.

“Kalau nemu kecurangan tolong di foto dan dilaporkan,” kata Didih M Sudih saat menjadi Pembicara pada kegiatan Dialog Kepemiluan PC PMII Kota Serang di Aula Baznas Kota Serang, Senin 16 Oktober 2017.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin mengatakan Pilkada Kota Serang merupakan Pilkada yang paling ramai diantara tiga daerah yang mengikuti Pilkada Serentak 2018. Menurutnya, itu bisa dibuktikan dari Bakal Calon yang mencapai puluhan yang telah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Wali Kota Serang periode 2018-2023.

“Memang Kota Serang paling seksi dibandingkan dengan daerah lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, KPU Kota Serang menargetkan partisipasi pemilih mencapai 70,78 persen. Angka itu kata dia, sangat tinggi dibandingkan target nasional yang hanya mencapai 70,77 persen. Ia menuturkan, Pilkada Kota Serang 2013 silam, partisipasi pemilih hanya mencapai 68 persen.

“Pilgub kemarin hanya mebcapai 62 persen,” tuturnya.

Ia menegaskan, berkomitmen mewujudkan Pilkada Kota Serang yang berintegritas dengan mengoptimalkan kinerjanya sebagai penyelenggara pemilu.

Kemudian, Akademisi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dedi Sinardi, mengatakan harus ada evaluasi pada Pilkada pilkada sebelumnya. Menurutnya, tidak tercapainya target partisipasi harus dibahas oleh penyelenggara Pemilu. Apa penyebabnya dan mengapa bisa tidak sesuai dengan target.

“Jadilah pemilih yang cerdas dan mandiri,” ujarnya. (Arai).

Example 300250
Example 120x600
Script â„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post