Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
FIGURHUKRIMNASIONALORGANISASIUncategorized

Neta S Pane: Siapa Pejabat Berwenang Hingga Bobolnya Mabes Polri

×

Neta S Pane: Siapa Pejabat Berwenang Hingga Bobolnya Mabes Polri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, (B1) – Serangan teroris dari dalam Mabes Polri adalah pukulan telak yang sangat memalukan bagi jajaran kepolisian. Tapi anehnya hingga kini tidak ada tindakan tegas dari Mabes Polri tentang siapa pejabat kepolisian yang bertanggungjawab terhadap kebobolan itu.

Example 300x600

Ind Police Watch (IPW) melihat, sudah tiga hari serangan teroris itu terjadi di Mabes Polri tapi tidak ada satu pun aparatur dan pejabat kepolisian yang ditindak sebagai pihak yang bertanggungjawab atas kecerobohan hingga teroris bisa masuk ke Mabes Polri.

“Bisa lolosnya teroris ke jantung Markas Besar (Mabes) Polri tak terlepas dari kecerobohan jajaran kepolisian dalam menjaga sistem keamanan di markas besarnya. IPW melihat sistem keamanan yg dibangun di mabes polri sebenarnya sudah cukup baik. Tapi konsistensi dlm menerapkan protokol keamanan itu yg tidak ada dan petugas penjaga cenderung ceroboh. Sehingga teroris terbiarkan masuk dan melakukan serangan dari dalam,” kata Neta S Pane
Ketua Presidium Ind Police Watch, dalam siaran pers nya, Sabtu, (3/4/21).

Apa yg terjadi di mabes Polri itu, menurut Neta adalah pukulan telak buat kapolri Sigit yang baru menjabat. Di saat Sigit sibuk konsolidasi ke berbagai eksternal kepolisian, markas besarnya justru kebobolan diserang teroris dari dalam.

“Ironisnya hingga kini tidak ada tindakan tegas yg dilakukan kapolri terhadap bobolnya sistem keamanan Mabes polri itu. Terbukti hingga kini tidak ada satu pun aparaturnya yang ditindak,” tukasnya.

Siapa pejabat Polri yang harus bertanggungjawab atas bobolnya sistem keamanan Mabes Polri itu pun menjadi tidak jelas. Seolah kebobolan markas besar Polri itu dari serangan teroris adalah hal biasa saja.

“Padahal dengan terjadinya serangan teroris di Mabes Polri itu akan membuat publik menjadi krisis kepercayaan terhadap kepolisian. Publik akan bertanya, bagaimana polisi bisa menjaga dan melindungi masyarakat dari serangan teroris wong menjaga markas besarnya saja tidak mampu. Sebab itu Polri perlu mengkonsolidasikan diri dan menindak aparaturnya yang ceroboh agar kepercayaan publik tetap terbangun pada Polri,” pungkasnya. (man).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post