Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
POLITIKTANGERANG RAYAUncategorized

Ananta Wahana Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ke Pemuda milenial

×

Ananta Wahana Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ke Pemuda milenial

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Anggota MPR RI, Ananta Wahana kembali laksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Kali ini dilaksanakan di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Tangerang, Sabtu, (13/3/21).

Example 300x600

Sunggul Sirait salah satu aktivis pendiri Forum Kota (Forkot) yang menjadi nara sumber mengatakan, Pancasila merupakan konsensus nasional yang sudah selesai, sehingga tugas hari ini, adalah merawat dan menjaga.

“Pancasila adalah konsensus nasional yang sudah selesai. Hari ini, tugas kita adalah menjaga, merawat dan mengimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Unggul melanjutkan, tantangan besar Pancasila ke depan, diantaranya menyulam kembali nilai kebangsaan yang sempat terpisah akibat kontestasi politik pilpres 2019. Pasalnya, dinamika media sosial, serangan hoaks dan adu domba sesama anak bangsa, kentara terlihat.

Pemateri lainnya Abraham Garuda Laksono mengatakan, tidak sedikit masyarakat, terutama generasi Milenial, mengetahui bahwa Pancasila adalah sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia. Akan tetapi, dalam praktek, Pancasila, sebatas dijadikan sebagai pembenaran saja.

Padahal, lanjut pemuda yang akrab disapa Abe ini Pancasila merupakan hasrat dan keinginan dari para Founding Father untuk merdeka dan bersatu. Bahkan, urusan makan pun diatur dalam Ideologi tersebut.

“Indonesia mempunya 1300 lebih etnis. Di dalam keluarga saja, kita bisa berbeda. Bagaimana dengan negara yang punya etnis sebanyak itu?,” paparnya.

Abe menyebut, bagaimana seharusnya generasi muda bisa memanfaatkan media digital untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena, di era digitalisasi seperti sekarang ini, kampanye tersebut sangat mudah dilakukan dengan memanfaatkan media sosial.

Sementara Clance Teddy, kader Milenial PDI Perjuangan mengatakan, Pancasila merupakan bintang penuntut kehidupan berbangsa.

“Pancasila adalah bintang penuntut kehidupan berbangsa. Menjawab Pancasila di era revolusi industri digitalisasi, adalah bagaimana mengenalkan dan mengamalkan pada kehidupan generasi milenial dan generasi ‘Z’ yang merupakan puncak dari bonus demografi Indonesia pada tahun 2025 nanti,” tandasnya.

Salah satu peserta, Muklis, mengakui penerapan Pancasila yang dinilainya masih belum sesuai pendiri bangsa. Ia, berharap semua generasi mampu menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Perlu terus dibimbing dan diedukasi, semua elemen masyarakat, agar memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya. (way).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post