SERANG, (B1) – Merespon, keluhan dari guru SDN Karangantu, Wakil Walikota Serang H. Subadri Ushuludin akhirnya meninjau kondisi sekolah, Rabu, (30/9/20). Ternyata ada empat ruang belajar yang memang tak layak pakai.
Tampak dinding, masih terbuat dari kayu dan sudah bolong. Sementara atap asbesnya sudah ada yang bocor ataupun bolong.
“Selain guru, wali murid juga menyampaikan keluhan yang sama terhadap saya melalui medsos, terkait kondisi bangunan di SDN Karangantu ini dan memang mengalami kerusakan cukup parah. Untuk itu, saya terjun langsung meninjau yang dikeluhkan itu,” jelas Subadri.
Dikatakan, SDN Karangantu total mempunyai sembilan ruang kelas. Namun yang bisa difungsikan hanya lima ruang kelas saja.
Kondisi empat kelas memang cukup memprihatinkan. Lantai kelas sebagian nampak rusak tak berubin. Tak ayal lantai kelas pun bertabur pasir. Hal itu diperparah oleh retaknya tembok kelas sehingga meninggalkan celah beberapa sentimeter.
Langit-langit kelas pun ditemukan sebagian bolong, sehingga hawa panas menyeruak dari atas. Tak layaknya bangunan juga diperparah, oleh buruknya sarana di sekolah.
“Hal itu terlihat dari bangku dan meja yang sudah reyot termakan usia. Sebagian kursi pun tak memiliki penahan punggung, sehingga dikhawatirkan membahayakan para siswa,” terangnya.
Kondisi seperti itu bisa diamati di setiap ruang kelas. Bergeser sedikit ke toilet dan mushola, kondisinya juga sama memprihatinkan.
Meski masih berfungsi, kondisi toilet juga tak layak digunakan bagi para siswa. Buruknya bangunan sekolah juga dikeluhkan oleh para siswa di sekolah tersebut. (kom/ji).
























