SERANG, (B1) – Keberhasilan Ditreskrimsus Polda Banten dalam mengungkap dan menangkap penyebar foto dan video yang bermuatan asusila anak di bawah umur yang diunggah di media sosial, mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Komnas Perlindungan anak. Hal itu disampaikan Komnas Perlindungan Anak ke Polda Banten di Aula Ditreskrimsus Polda Banten, Senin (7/9/20).
Apresiasi penghargaan disampaikan langsung oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait yang didampingi Ketua LPA Banten M. Uut Lutfi dan Ketua LPA Jabar kepada Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin.
Apresiasi Penghargaan itu diberikan sebagai tanda meningkatkan kerjasama antara Polda Banten dan Komnas Perlindungan Anak, dalam mewujudkan gerakan penegakan hukum dan perlindungan anak-anak, untuk memutus mata rantai kekerasan seksual terhadap anak di wilayah hukum Polda Banten.
Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak ke Polda Banten, atas keberhasilan mengungkap dan menangkap penyebar foto dan video yang bermuatan asusila anak di bawah umur.
“Apresiasi penghargaan yang diterima sekarang, merupakan hasil kerja keras dari Ditreskrimsus Polda Banten dalam mengungkap kasus dengan korban anak dan perempuan,” kata Nunung.
Sementara Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan, upaya Polda Banten dan jajaran dalam menangkap para pelaku kejahatan terhadap anak dan perempuan memang patut diberikan apresiasi. Sebab menurutnya dalam memerangi tindak kejahatan terhadap anak membutuhkan komitmen dari seluruh aparat penegak hukum.
“Kasus kriminal tentang anak dan perempuan yang ditangani oleh Ditkrimsus Polda Banten sangat cepat ditangani. Marena fenomena seperti ini sedang menjadi fenomena yang sangat menakutkan bagi keluarga. Semoga dengan peristiwa-peristiwa ini dapat pelajaran dari masing-masing. Keluarga supaya mengawasi anak-anaknya saat menggunakan Facebook atau menggunakan medsos lainnya. Sehingga tidak terjadi hal serupa kembali,” pungkasnya. (hum/sus).
























