JAKARTA, (B1) – Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija), lakukan aksi demo ke Balai Kota Jakarta. Mereka menuntut pembukaan tempat hiburan di tengah pandemi.
Alasannya, pekerja tempat hiburan mengalami krisis ekonomi karena tidak bekerja selama pandemi Covid-19.
Pendemo menuntut pemerintah agar segera mengizinkan membuka tempat hiburan di Jakarta dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Peserta aksi Hana Suryani mengatakan, penutupan yempat hiburan di Jakarta berimbas pada pemotongan upah pekerja. Bahkan, akibat kebijakan itu tidak sedikit pegawai tempat hiburan dirumahkan.
“Permintaan kita supaya dibuka secepatnya, biar ada kepastian agar kita bisa melanjutkan hidup kembali,” katanya.
Selama pandemi virus corona ini, tempat hiburan tidak diizinkan beroperasi selama perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Atas alasan itulah, mereka menilai bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak memberi perhatian terhadap nasib pekerja tempat hiburan.
“Kami bukan lagi meminta tapi memohon buka kembali tempat kerja kami,” ucapnya. (man).
























