SERANG, (B1) – Ketua Majelis Penasehat Partai Daerah (MPPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Serang Syafrudin menyerahkan berkas formatur untuk menjadi calon ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten.
Syafrudin yang juga merupakan Walikota Serang mengatakan, mendaftarkan dirinya sebagai calon ketua DPW PAN Banten, sebagai bentuk sebuah persembahan dirinya kepada partai yang sudah mengantarkan dirinya menjadi Walikota Serang.
“Saya juga datang kesini ditemani oleh rekan-rekan untuk menyerahkan berkas yang sudah lengkap. Kemudian untuk keputusannya bagaimanapun hasilnya kami akan menerimanya. Ini persembahan saya untuk membesarkan partai,” kata Syafrudin kepada awak media, Sabtu (18/7/2020).
Dengan membawa visi misi agar PAN bisa diterima oleh masyarakat luas, dirinya menargetkan kursi PAN di legislatif bisa lebih banyak lagi.
“Kalau untuk strategi pasti semua calon sama ingin memajukan partai. Kan saat ini ada tujuh orang yang mendaftar untuk menjadi ketua, tinggal gimana DPP. Hanya memang suara kader juga akan didengar oleh DPP. Sehingga DPP juga tidak mungkin akan menunjuk dengan sewenang-wenangnya, ada penilaian. Saya kira dari tujuh orang formatur ini adalah orang-orang terbaik di kader PAN ini,” ucapnya.
“Memang kalau terpilih jadi Ketua DPW PAN Banten tentunya saya harus siap kalau diminta jadi calon salah satu yang di usung PAN, dan saya pasti akan didepan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua SC PAN Syamsudin Iddris menyampaikan bahwa, saat ini baru ada dua orang yang mengembalikan formulir dari tujuh orang formatur.
“Kita belum bisa menyimpulkan, karena yang mengembalikan ini baru ada dua orang dari tujuh formatur. Jadi mungkin sampai besok kita akan menunggu lagi untuk pengembalian formulirnya dan kalau dari informasi yang hari ini akan mengembalikan itu ketua DPD kota Serang, Erwin akan mengembalikan formulirnya. Jadi untuk saat ini baru dua yaitu Syafrudin dan Hadi Mawardi,” katanya.
Ia berharap kepada semua calon untuk bisa melakukan mobilisasi kepada tim suksesnya dan bisa kerjasama dengan tim-tim lainnya.
“Untuk formatur dari tujuh itu kita serahkan kepada DPP dan setelah dinilai nanti akan dikembalikan lagi ke DPW. Setelah itu nanti DPW akan menyseleksinya. Contoh kalau dari DPP merekomendasikan ketujuh-tujuhnya maka atauranya adalah empat. Jadi DPW yang memilih, kalau misalkan empat yang direkomendasikan maka kita akan serahkan lagi ke DPP, berdasarkan aturanya memang begitu dan itu sudah SOPnya,” jelasnya.
“Untuk pelaksanaanya InsyaAllah akan dilakukan pada tanggal 25 ini, tetapi itu juga tentatif tergantung dari DPP. Karena Muswil ini kan serentak dilakukan secara Nasional sampai tanggal 31 Juli,” tambahnya. (Baehaqi).
























