Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
OLAHRAGATANGERANG RAYAUncategorized

Mulai Konsisten, Persita Gasak PSGC Ciamis

×

Mulai Konsisten, Persita Gasak PSGC Ciamis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIGARAKSA, (B1) – Terlihat mulai konsisten, menjamu PSGC Ciamis, Persita Tangerang, kembali membukukan
kemenangan di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang. ‘Pendekar’ mampu menaklukkan PSCS Cilacap dengan skor 3-1.

Example 300x600

Menghadapi Laskar Nusakambangan, Persita menurunkan starting eleven yang sedikit berbeda. Pemain anyar yang direkrut dari Borneo FC, Asri Akbar langsung turun mengisi posisi yang
tadinya jadi milik Egi Melgiansyah.

Sementara Amarzukih mengenakan ban kapten untuk kali pertama, menggantikan Egi yang kali ini duduk di bangku cadangan.

Di babak pertama, Persita sempat dikejutkan dengan gol cepat PSCS yang dicetak di menit kelima. Gol tersebut pun sempat membuyarkan konsentrasi para Pendekar di lapangan. Serangan
demi serangan yang dilancarkan Persita pun seperti tidak fokus dan terarah. Berbeda dengan PSCS yang juga sempat memiliki beberapa peluang emas.

Namun tampaknya keberuntungan
untuk bisa menambah gol pun belum menjadi milik PSCS. Skor bertahan 1-0 hingga turun
minum.

Memasuki babak kedua, Persita berbenah. Terlihat dari peluang dan serangan yang tercipta. PSCS pun semakin menunjukkan permainan yang lebih terbuka. Namun dewi fortuna masih

memihak ke Persita setelah Chandra Waskito berhasil mencetak gol ke gawang PSCS di menit
ke-59.

Unggul 1-0, semangat anak asuhan Widodo C. Putro kian terbangun. Pergantian pemain yang
dilakukan Persita pun kian menambah amunisi para Pendekar.

Meski begitu, PSCS pun tidak mengendurkan serangan. Bahkan ada satu peluang emas di sekitar menit ke-76 saat satu pemain PSCS berhadapan langsung dengan kiper Yogi Triana.

Untungnya kiper bernomor punggung 28
tersebut bisa mengamankan bola.
Berawal dari kemelut di depan gol PSCS, akhirnya kembali Chandra Waskito membuat Persita unggul dengan gol di menit ke-80. Skor pun berubah, Persita unggul 2-1.

Momen ini pun jadi
momen haru bagi Kito yang baru saja ditinggal wafat ibundanya beberapa pekan silam. Kito yang selalu mempersembahkan setiap golnya untuk sang ibu dengan membntuk lambang hati dengan dua tangannya pun tetap melakukan selebrasi serupa, meski kini berbumbu haru.

Hingga menit-menit terakhir kedua tim masih terus melancarkan usaha dan serangan. PSCS bisa membuat beberapa peluang, begitu pun dengan Persita. Meski sudah unggul, Persita masih haus
gol. Beruntung, bola yang tadinya dikira sudah tidak berpeluang untuk dikonversi jadi gol ternyata bisa dieksekusi dengan baik oleh Aldi Al Achya di menit ke-91. Skor 3-1 pun bertahan hingga akhir. Tiga poin berhasi diamankan oleh Persita.

Menanggapi kemenangan di kandang, Widodo C. Putro mengaku bangga dengan kerja keras tim Persita. Tak cuma tim, tapi juga dukungan tiada henti yang diberikan oleh pemain ke-12 yakni
suporter.

Widodo memuji ketangguhan mental para Pendekar yang walaupun ketinggalan di awal masih bisa bangkit di babak kedua.

“Memang di sepak bola itu kalau mau menang itu memang harus dari awal mencetak gol ya harus dari awal. Tapi inilah sepak bola, di mana tim bisa memenangkan bisa mencetak gol di
awal belum tentu bisa memenangkan akhir pertandingan ya. Tapi bagaimana respon positif dari para pemain setelah ketinggalan ini membuahkan hasil sehingga kita bisa memenangkan
pertandingan dengan skor akhir 3-1,” ujar pelatih kelahiran Cilacap Barat ini.

Sejak awal, Widodo memang sudah mengantisipasi gaya permainan PSCS yang terkenal cepat. Tapi ada celah juga yang dilihat oleh Widodo dan jajaran tim pelatih Persita.

“Ya tentu kami ada statistik, kami mengevaluasi PSCS di mana PSCS waktu bermain lawan Blitar Bandung United
mereka sangat fight di babak pertama, tetapi di babak kedua mereka mulai turun. Nah itu yang dimanfaatkan sama kami, di mana di babak kedua kita main pressing mereka dan itu terjadi.
Karena mereka punya organisasi cukup bagus, transisi dari attack ke defend-nya cukup bagus. Nah apa yang mesti harus kita lakukan? Satu pressing, kedua bola yang cepat, aliran bola yang cepat, ketiga kita mainnya harus cepat ya, ganggu mereka di daerah lawan tidak menunggu,” lanjut Widodo.
“Memang babak pertama tadi sedikit kita menunggu, tapi di babak kedua kita pressing dan
ternyata kita bisa nge-pressing.”

Sementara itu, Asri Akbar, rekrutan baru Persita mengaku senang dan bangga bisa membela Persita untuk kali pertama hari ini. Ia pun mengungkapkan bahwa diriny atidak mengalami
kesulitan beradaptasi dengan tim.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa memenangkan pertandingan
walaupun awal-awal tadi babak pertama sedikit terlalu terburu-buru, mungkin kehilangan bola cepat jadi akhirnya kita bisa merubah terutama di babak kedua. Kerja keras pemain akhirnya kita
bisa menang, kemenangan ini untuk semua dan untuk suporter,” kata Asri.

Tak mau terlena dengan dua kemenangan di kandang, Widodo sudah mempersiapkan tim untuk
melakoni dua pertandingan tandang di pekan 14 dan 15 yakni melawan Persibat dan PSPS Riau.

Selanjutnya Persita akan melakoni laga tandang melawan Persibat Batang pada Selasa, 2 September di pekan ke-14 Liga 2 2019. (way).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post