Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TANGERANG RAYAUncategorized

Satpol PP Kota Tangsel Belum Bisa Bina Pemijat Esek-Esek

×

Satpol PP Kota Tangsel Belum Bisa Bina Pemijat Esek-Esek

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGSEL, (B1) – Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, mengaku belum sanggup melakukan pembinaan terhadap wanita terapis, penjaja jasa esek-esek, yang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kota Tangsel beberapa waktu lalu.

Example 300x600

Saat ini, Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, memiliki satu rumah singgah, untuk menampung dan membina penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), orang dengan gangguan jiwa, (ODGJ), orang terlantar dan wanita tuna susila.

“Rumah singgah kita bisa, harusnya siap. Tapi agak repot. Karena saat kemarin kita antar (terapis) ke Panti di Bambu Apus saja ada yang mengikuti, itu oknum. Karena yang membekingi mereka ini banyak,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, Senin (1/7/2019).

Sebelumnya diberitakan, terjaring razia 13 terapis panti pijat di Tangerang, direhabilitasi di panti sosial. 13 terapis berkedok usaha pijat kesehatan yang terjaring operasi itu, diamankan setelah tertangkap tangan Satpol PP Tangsel, menjajakan layanan seks kepada pelanggannya.

Menurut Lukman, penjagaan di rumah singgah milik Dinsos Tangsel, yang berada di Kecamatan Setu, belum terlalu kuat. Sehingga rentan untuk didatangi oknum yang mempunyai kepentingan atas wanita terapis yang diamankan.

“Pengamanan kita masih standar, hanya satpam. Kalau pengamanan kuat, penjagaan khusus, mungkin kami bisa. Karena kalau seperti itu, oknum ormas, oknum OKP, dan oknum lain meminta bantuan. Bukan saja menelpon tapi mendatangi, jadi kami menjaga itu,” jelas Wahyu.

Ditegaskan Wahyu, Dinas Sosial Kota Tangsel, selalu memberikan pembinaan dan pelatihan, jika mendapati wanita PSK yang dititipkan di rumah singgah.

“Kalau pembinaan dan pelatihan itu pasti, yang sikat (menertibkan) itu satpol PP, kami hanya membina dan memberikan pelatihan keterampilan agar mereka tidak kembali,” ucap dia.

Wahyu mengaku, bekal keterampilan yang diberikan kepada wanita PSK yang terjaring termasuk diantaranya, adalah keterampilan memijat.

“Pelatihan macam-macam, intinya meningkatkan keterampilan mereka agar siap bermasyarakat secara baik. Kemampuan usaha kecil dengan berjualan gorengan, menjahit, memasak juga massage, tapi jangan malah buka pijat plus-plus,” katanya. (Gie).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post