TANGERANG, (B1) – Peringati Hari Lahir (Harlah), ke-59 tahun 2019, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Komisariat STISNU Nusantara Tangerang, adakam doa bersama. Kegiatan dilakukan di kantor PCNU Kota Tangerang, Kelurahan Sukarasa, Jl. Ahmad Yani Kota Tangerang, Sabtu (20/4/19) malam.
Ketua PMII Komisariat STISNU Tangerang Raya Ahmad Kamil Ayakiri mengatakan, doa bersama yang dilakukan, salah satunya mendoakan kedamaian pasaca pemilu dan keutuhan NKRI.
“Acara diikuti sekitar 50 an kader PMII Tangerang. Acara untuk mendoakan bangsa dan negara agar pasca pemilu tetap damai,” tandasnya.
Lanjutnya, peringatan Harlah, dimulai dengan tasyakuran, dengan mendoakan para pendiri NU dan PMII yang telah meninggal dunia. Harlah tahun ini terasa lebih bermakna, lantaran bersamaan, dengan pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden hingga ke legislatif.
“PMII harus mejadi garda terdepan dalam mengawal dan mensukseskan pemilu serentak tahun 2019. Itu demi keamanan dan keutuhan NKRI,” tandasnya.
Dikatakan, usia 59 tahun, bukanlah usia yang muda bagi sebuah organisasi yang besar semacam PMII, tapi sudah matang. Karena itu, Ia berharap, agar menjadi pendorong bagi segenap kader PMII, untuk lebih meningkatkan pengabdianya terhadap bangsa dan negara.
“PMII harus menjadi penerang atau cahaya dalam kegelapan bagi NKRI,” imbuhnya.
Salah seorang panitia Ahmad Rizki Fauzi, berterima kasih kepada kader PMII yang telah hadir. Acara ditutup dengan tasyakuran dan doa penutup.
“Kita berharap PMII ke depan semakin solid dan kuat,” ucapnya. (CJ/Sodik).
























