TANGERANG, (B1) – Guna menjaga lingkungan tetap indah, nyaman dan sehat, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkubngan Hidup (DLH), gencar sosialisasi keberadaan Kampung Iklim. Salah satunya belum lama ini saat sosialisasi di wilayah Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, yang dihadiri Wakil Walikota Tangerang, H. Sachrudin.
Sosialisasi Kampung Iklim yang dilakukan di RW 07 itu, dimaksudkan agar masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Karawaci, dapat merasakan manfaat keberadaan Kampung Iklim.
Demikian disampaikan Engkos Zarkasi Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup saat sosialisasi. Dikatakan, sosialisasi keberadaan Kampung Iklim oleh Dinas Lingkungan Hidup, diharapkan masyarakat mengetahui manfaat langsung keberadaan kampung iklim.
“Kami menargetkan ada 50 titik untuk sosialisasi Kampung Iklim. Program ini bertujuan, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan ancaman perubahan iklim,” kata Kadis, di hadapan Wakil Walikota Sachrudin beserta camat, lurah dan elemen masyarakat Kecamatan Karawaci.
Kadis menyebutkan, Kampung Iklim Kota Tangerang merupakan sebuah pengelolaan kawasan yang ramah lingkungan. Selain itu sebagai pengembangan konsep pengurangan risiko bencana, akibat perubahan iklim.
Diantaranya adalah melalui upaya adaptasi dan mitigasi. Sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan harian masyarakat, khususnya sektor kesehatan lingkungan.
“Tetapi, dalam program kampung iklim ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup semata. Malainkan semua intansi dan masyarakat sekitar, harus terus ikut serta menciptakan dan menjaga manfaat Kampung Iklim,” tandasnya.
Sebab, lanjut Kadis, tanpa ada kerja sama yang baik semua pihak, tidak akan berjalan dengan baik Kampung Iklim. Terlebih diyakini ke depan, perubahan cuaca kemungkinan semakin tak bisa diprediksi.
“Harus ada inisiatif masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Terbukti kualitas kampung, telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Yang sederhana saja misal, dengan menjaga wilayah kampung agar tetap hijau dan mengelola sampah di sekitar lingkungan,” pungkasnya. (Adv).
























