TANGSEL,(B1) – LSM Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (GEMPUR), serahkan Zakat Mall kepada 1200 anak Yatim, Dhuafa dan Mustahik se Tangerang Selatan, Minggu, (24/2/19).
Ketua LSM Gempur Saprudin Roy, memang dikenal masyarakat sekitar sebagai seorang pengusaha yang dermawan dan berjiwa sosial. Juga peduli pada Yatim, fakir miskin dan kaum Dhuafa.
Saprudin Roy menerangkan, penyerahan Zakat Mall (zakat harta,red), merupakan kegiatan rutin, yang tiap tahun dirinya lakukan bersama keluarga lakukan untuk membersihkan harta yang telah Allah SWT berikan.
“Nikmat kesehatan dan nikmat harta yang telah Allah SWT berikan kepada saya dan keluarga besar saya, begitu banyak dan nikmat sekali saya rasakan. Oleh karena itu pada hari ini kami sekeluarga ingin berbagi kenikmatan harta tersebut yang tiada tara ini, kepada saudara-saudara kami anak-anak Yatim, kaum Dhuafa serta para Mustahik yang berhak menerimanya,” tutur Saprudin Roy.
H. Bima Arie Purnama Ketua LSM Teropong (Lembaga Kajian dan Aksi) yang ikut hadir mengapresiasi kepada Saprudin Roy. Menurutnya apa yang dilakukan oleh pengusaha roperty semacam Saprudin Roy, patut diikuti oleh pengusaha muslim lainnya.
“Beginilah seharusnya sikap dan tindakan dari seorang pengusaha muslim yang baik. Dia sangat menyadari bahwa harta yang diberikan oleh Alloh SWT tersebut, sebagaian adalah merupakan haknya para anak Yatim, kaum Dhuafa serta pakir miskin. Dan Alloh pasti akan menambah nikmatnya rezeki dan kesehatan kepada hamba Nya yang pandai bersyukur seperti ini,” tandas.
Sementara Ustad Dawiri Dahlan penceramah menyatakan, di zaman sekarang ini sangat banyak orang-orang yang berkelebihan harta. Khususnya para pengusaha yang kurang menyadari bahwa, di dalam harta yang ia peroleh, ada sebagian kecil yang merupakan haknya para anak Yatim, kaum Dhuafa dan fakir miskin.
“Ini merupakan bentuk wujud syukur dari seorang Saprudin Roy atas kenikmatan harta yang telah Allah SWT berikan kepadanya dan keluarganya. Dengan memberikan dan mengeluarkan zakat mall ini, maka secara tidak langsung beliau sebagai seorang pengusaha muslim yang baik, telah mempererat tali silaturrahmi dan menghilangkan perbedaan jarak sosial antara yang kaya dengan yang miskin,” ucapnya. (Btl).
























