CILEGON, (B1) – Sabtu (22/9/18), Dewan Kesenian Cilegon (DKC) adakan rapat kerja (Raker) periode 2018-2021. Raker diadakan di balai budaya Kota Cilegon dan dihadiri oleh 35 anggota DKC yang terdiri dari beberapa komite dan bidang di DKC. Pada kesempatan itu Disparbud Cilegon minta DKC bisa bersinergi dengan pemerintah.
Puluhan pengurus DKC yang menghadiri rapat kerja terlihat antusias mengikuti proses kegiatan.
Meraka semua nampak bersemangat serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap program kerja yang akan dimusyawarahkan secara estetika organisasi.
Bahroni selaku ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan rapat kerja tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pembentukan kepengurusan baru DKC dua bulan yang lalu.
“Meskipun dengan waktu yang terbatas, kegiatan raker ini telah dikonsep dengan sedemikian matang dengan harapan para pengurus DKC bisa menghasilkan program-program yang bagus,” tulisnya melalui rilis yang diterima Bantensatu.co, Jum’at (28/9/2018).
Roni menegaskan, bahwa dua minggu sebelum rapat kerja dilaksanakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan seluruh pengurus DKC agar menyiapkan program kerja.
Sementara itu Ketua Umum DKC, Ahdi Zukhruf Amri menyatakan, bahwa sebagai Ketua Umum pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin bersama seniman dan budayawan Kota Cilegon untuk memajukan kesenian dan kebudayaan di Kota Cilegon.
“Kita tahu bersama bahwa DKC ini memiliki peran yang penting tidak hanya sebagai wadah silaturahmi para seniman, akan tetapi juga ruang berfikir untuk melakukan terobosan baru dalam dunia kesenian dan kebudayaan dan saya mengajak kepada pengurus untuk berpikir dan bergerak sampai bergetar bersama dalam konsep rerageman raker ini,” ucapnya.
Sejauh ini, Ahdi merasakan kebanggaan yang luar biasa terhadap pelaku seni dan budayawan Kota Cilegon yang begitu antusias atas terbentuknya kembali DKC setelah beberapa waktu mengalami kevakuman.
“Ini merupakan sambutan yang bagus. Seniman dan budayawan kita ini memiliki potensi dan aset yang luar biasa di bidangnya masing-masing. Saya berharap bahwa kawan-kawan ini mampu berkolaborasi satu sama lain demi satu misi yaitu memajukan Kota Cilegon,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon Tini Suswatini.
Tini mengungkapkan, bahwa pihak pemerintah sebetulnya menunggu-nunggu gerakan seniman dan budayawan untuk sama-sama bersinergi dengan pemerintah Kota Cilegon.
“Ada banyak sekali PR (pekerjaan rumah-red) pemerintah Kota Cilegon untuk memajukan seni dan budaya Kota Cilegon. Akan tetapi itu mustahil dilakukan tanpa bantuan dari teman-teman (DKC-red),” tuturnya.
Tini melanjutkan, bahwa pihaknya akan mendukung setiap program yang akan dilaksanakan oleh DKC, dalam kapasitasnya sebagai pemerintah, yang bertanggung jawab dalam seluruh hal yang berhubungan dengan kesenian dan kebudayan Cilegon.
Sebagai salah satu partisipan dalam rapat kerja tersebut, Baihaki Sulaiman yang juga selaku anggota DPRD Kota Cilegon, ikut menyambut baik atas terbentuknya kembali DKC.
Sebagai anggota legislatif, kata Baihaki, pihaknya akan mengupayakan agar DKC juga mendapatkan hak yang sama dengan organisasi lain yang sudah terlebih dulu ada, dan mempertimbangkan peran DKC yang begitu penting di Kota Cilegon dalam pengembangan seni budaya.
“Peran DKC sangat penting dalam pemerintah khususnya dalam upaya menjaga, memelihara, dan memajukan seni budaya yang ada. Keberadaan DKC memiliki keterkaitan dengan Raperda kemajuan kebudayan Kota Cilegon yang sedang dikaji, dan semoga bisa sinergis serta melibatkan secara aktif peran DKC terhadap Raperda kemajuan kebudayaan,” tandasnya. (CJ/Roni).
























