TANGERANG RAYAUncategorized

Kemenag dan MUI Sambut Jamaah Haji Kloter 29 Tangsel

 

TANGSEL,(B1) – Kemenag dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel, sambut kedatangan jamaah Haji Kota Tangerang Selatan kloter 29 Jkg. Penyambutan dilakukan di aula MAN Insan Cendekia, Minggu, (9/9/18).

banner 300x600

 

Kepala Kemenag Kota Tangsel H Abdul Rojak, Ketua MUI KH Sa’idi dan Asda I Pemkot Tangsel Rahmat Salam, terlihat menyambut kedatangan jamaah haji. Kegiatan yang semula direncanakan dilaksanakan pada pukul  11.00 WIB tersebut, diundur beberapa puluh menit dikarenakan masalah teknis di lapangan. Agak lamanya proses pengepakkan barang-barang jamaah Haji di asrama Haji Pondok Gede, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

“Alhamdulillah semua proses keberangkatan dan kepulangan jamaah Haji Tangerang Selatan berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Dan pada hari ini kami dari Kemenag Tangsel bersama Pemkot Tangsel dan juga MUI Tangsel, secara bersama-sama melakukan penjemputan dan penyambutan kedatangan para jamaah Haji kloter 29 Jkg. Perlu diketahui bahwa, kloter 29 Jkg ini saat berangkat berjumlah 393 calon jamaah Haji, dan pada saat kepulangannya ini telah berkurang 3 orang dikarenakan 2 meninggal dunia atas nama H. Betong dan H. Ali Somali dan keduanya telah dimakamkan di pemakaman Baki Arab Saudi. Sedangkan atas nama H. Ahmad Ghozali mengalami sakit yaitu cuci darah, dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit An Nur Arab Saudi. Dan semua biaya pearawatan beliau ditanggung oleh pemerintah Indonesia. Insya Allah seluruh jamaah Haji Tangerang Selatan, menjadi Haji yang Mabrur dan Mabruroh, hal tersebut ditandai oleh pelaksanaan ibadah wajib dan Sunahnya sehari-hari yang selalu konsisten dan tawadhu seperti saat melakukan berbagai kegiatan ibadah di tanah suci Mekkah dan Madinah,” tandas H. Abdul Rojak.

Sementara itu, H. Mochamad Anis jamaah Haji kloter 29 Jkg asal Pondok Aren, saat dikonfirmasi Bantensatu.co di aula MAN Insan Cendekia Serpong menyatakan, secara umum dan secara keseluruhan pelayanan terhadap jamaah Haji Indonesia sudah baik. Hanya saja khusus jamaah Haji seperti dirinya dari jamaah Haji Mandiri yang dikelola oleh pihak KUA, kedepannya perlu mendapat sedikit perbaikan pelayanan kepada para jamaah Haji.

“Jamaah Haji yang dikelola oleh pihak KBIH sudah sangat baik pelayanannya, baik saat masih di tanah air maupun saat pelaksanaan dilapangan ibadah Haji di Arab Saudi. Para jamaah KBIH mendapat pelayanan dari petugas pendamping dilapangan dengan baik, sedangkan para jamaah Haji Mandiri seperti saya, yang dikelola oleh KUA kurang atau tidak mendapat bimbingan dilapanagan pada saat pelaksanaan ibadah Haji. Itu koreksi dari saya yang perlu mendapat perhatian dari pihak KUA untuk pelaksanaan ibadah Haji tahun depan,” tandasnya. (Btl).

Exit mobile version