TANGSEL, (B1) – Berikan pembelajaran makna berkurban, siswa/i SMK Puspa Wisata PGRI Serpong, Tangsel, laksanakan pemotongan hewan kurban, Rabu (22/8/18). Pelaksanaan pemotongan hewan sapi jenis Bali ini, dilakukan di halaman sekolah.
Menurut Hidayat Mulyana, selaku kepala sekolah SMK Puspa Wisata PGRI Serpong, pelaksanaan pembelajaran berkurban sebagaimana telah dicontohkan Nabi Ibrahim as bersama anaknya Nabi Ismail as, merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang dilaksanakan oleh pihak sekolah kepada para siswa/i SMK Puspa Wisata PGRI Serpong.
“Alhamdulillah dari hasil patungan seluruh siswa/i SMK Puspa Wisata PGRI Serpong yang beragama Islam, terkumpul anggaran kurang lebih Rp16 juta. Dan kita bersepakat untuk membelikan Satu ekor sapi Bali sebagai hewan kurban dari para siswa/i SMK Puspa Wisata,” terangnya.
Lebih jauh Hidayat Mulyana menanbahkan bahwa, dari hasil kesepakatan bersama antara pihak guru, para pembina siswa serta para siswa itu sendiri yang diwakili oleh ketua dan pengurus OSIS, tahun 2018 ini untuk hewan kurban yang dibeli adalah Sapi.
“Kita menyepakati untuk membeli Sapi sebagai hewan kurban tahun ini, karena daging Sapi itu lebih banyak orang yang berminat untuk memakannya bila dibandingkan dengan daging Kambing yang mengandung kolesterol yang sangat tinggi,” tandasnya.
Sementara itu Muhammad Bram Saputra (18) Ketua OSIS SMK Puspa Wisata PGRI Serpong saat dikonfirmasi diloaksi acara mengatakan, OSIS merasa sangat bersyukur dengan sikap antusias dari seluruh siswa/i SMK Puspa Wisata yang mendukung dan berpartisipasi aktif dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran kurban tersebut.
“Pembelajaran berkurban yang di contohkan oleh Nabi Ibrahim as dan putranya Nabi Ismail as, ini sangat bermanfaat untuk seluruh umat Islam. Untuk itu melalui media ini saya mengajak kepada seluruh rekan-rekan siswa/i diseluruh Indonesia yang beragama Islam, untuk belajar berkurban. Jika mampu segeralah laksanakan berkurban, dan jika belum ada uang, maka niatkanlah menabung selama setahun kedepan, agar tahun depan dapat melaksanakan kurban. Karena makna berkurban itu begitu amat dalam bagi hamba-Nya yang bertaqwa dan beriman,” bebernya. (Btl).
























