SERANG, (B1) – Pasca lebaran, volume sampah di Kabupaten Serang meningkat hingga 25 persen. Peningkatan sampah tersebut terjadi akibat tingginya aktifitas warga menjelang lebaran kemarin.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang Sri Budi Prihastono mengatakan rata-rata peningkatan volume sampah terjadi pada saat menjelang lebaran sampai beberapa hari sesudah lebaran.
“Peningkatan volume timbunan sampah terjadi karena ada penambahan aktivitas di rumah tangga dalam memperingati lebaran serta penambahan jumlah orang yang mudik,” katanya, Selasa, (26/6/18).
Peningkatan volume sampah, lanjutnya, juga dibarengi dengan perubahan jadwal pengangkutan sampah. Pengangkutan hari normal dilakukan pagi hari, sedangkan saat puasa adalah usai salat tarawih.
” Beberapa wilayah pengangkutan ditambah rit pengangkutannya. Beberapa hari setelah lebaran. Pengangkutan sampah dioptimalkan dengan memaksimalkan armada pengangkutan dan sumber daya manusia yang ada,” jelasnya.
Ia memaparkan sampah yang dihasilkan tersebut kemudian dibuang ke TPA Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.
“Sampai saat ini kami masih membuang ke TPA Cilowong,” pungkasnya. (Faiz).
























