Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
LINGKUNGANPEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Camat Tangerang: Pentingnya Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan

26
×

Camat Tangerang: Pentingnya Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Kecamatan Tangerang melaksanakan kegiatan penyuluhan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) bagi masyarakat. Kegaiatan dihadiri sedikitnya oleh 100 peserta dari berbagai kalangan dari wilayah Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Example 300x600

Camat Tangerang Yudi Pradana mengatakan, kualitas hidup kerempuan mempunyai peran dalam hal menyiapkan perumusan kebijakan teknis dan operasional, pembinaan, fasilitasi, advoksi dan sosialisasi pelaksanaan kebijakan bidang kualitas hidup perempuan.

“Selain itu juga para pelaku peningkatan kualitas hidup perempuan mampu menyelenggarakan fungsi perumusan kajian dan kebijakan pelembagaan pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan dan pemantapan lembaga layanan perempuan. Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas hidup perempuan itu sangat penting,” terang Yudi.

Camat juga mengatakan bahwa, dengan adanya kegiatan PKHP maka peran serta seorang perempuan sangatlah penting. Sehingga dukungan harus terus lakukan, agar para perempuan ke depan menjadi garda yang terbaik.

Maka guna meningkatkan kesejahteraan perempuan, ibu-ibu dilatih olahan bermacam produk serta mendapat pelatihan dalam program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP).

Diharapkan ke depan ibu-ibu di wilayah Kecamatan Tangerang bisa memanfaatkan dan memahami tentang olahan yang layak untuk diproduksi. Misalnya salah satunya, mampu mengembangkan industri kecil sekala rumahan.

“Alhamdulillah, Kegiatan PKHP berjalan lancar dan baik. Adapun narasumber yang dihadirkan yakni dari
Pemerintah Kota Tangerang melalui DP3AP2KB serta ketua PKK,” terang Camat.

Ketua PKK Kecamatan Tangerang Ibu Ristiani, SH.

Sementara Ketua PKK Kecamatan Tangerang Ristiani berharap ke depan perempuan ataupun ibu-ibu bukan paham dan mengerti tentang pengolahan kue semata, tetapi juga bisa memahami tentang gender terkait pemberdayaan perempuan dan pembentukan lembaga pemantapan lembaga layanan perempuan.

“Karena hal ini juga sangat penting untuk sama-sama kita lakukan. Salah satunya adalah pelaksanaan forum koordinasi penyusunan kebijakan pelembagaan pengarustamaan gender, pemberdayaan perempuan dan pemantapan lembaga layanan perempuan,” pungkasnya. (Adv).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *