Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAHUKRIMUncategorized

Bawa Lari Perempuan Dibawah Umur, HT Ditangkap Satreskrim Polres Cilegon

34
×

Bawa Lari Perempuan Dibawah Umur, HT Ditangkap Satreskrim Polres Cilegon

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

CILEGON, (B1) – Satreskrim Polres Cilegon berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial HT (29) warga Kampung Ranca Tales, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Serang. HT diduga telah membawa lari perempuan di bawah umur.

Example 300x600

Selain itu HT juga diduga melakukan perbuatan cabul pada Selasa (4/4) sekitar pukul 15.00 di Kampung Pasauran, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Mochmad Nandar membenarkan bahwa, Satreskrim Polres Cilegon unit PPA melakukan penanganan kasus perkara dugaan tindak pidana melarikan perempuan yang belum dewasa, tidak dengan kemauan orang tuanya atau walinya dan/atau Persetubuhan dan Perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.

“Korban berinisial MT (16) yang diduga dilakukan oleh pelaku HT, tanpa ijin dari orang tua telah membawa pergi korban dari tempat tinggal korban. Adapun korban dijemput di pinggir jalan raya oleh pelaku selanjutnya korban dibonceng pelaku dengan menggunakan kendaraan sepeda motor lalu diajak ke tempat tinggal pelaku di daerah Kampung Ranca Tales Kelurahan Drangon Kec. Taktakan Kota Serang,” terangnya, Senin (10/4/23).

Nandar menjelaskan, korban diberikan semacam obat-obatan oleh pelaku yang menyebabkan korban mengalami gangguan kesadaran, serta kemungkinan korban disetubuhi dan dicabuli pelaku.

“Pada Sabtu (08/04) sekitar pukul 18.30 Wib korban menghubungi NA dan mengatakan bahwa korban bersama pelaku HT naik angkot jurusan Serang-Cilegon. Selanjutnya pelapor bersama NA menemukan korban sedang berada di dalam kendaraan angkot Serang – Cilegon dalam keadaan kesadaran terganggu. Korban dibawa ke Puskesmas Cinangka untuk mendapatkan pertolongan medis dan dibawa ke RSUD Kota Cilegon untuk dilakukan Visum,” bebernya.

Diakhir Nandar mengungkapkan Pasal yang dikenakan kepada pelaku.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 332 KUHPidana atau Pasal 81 atau pasal 82 UU RI Nomor 17 TH 2016 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun penjara,” tegasnya. (hum/sus).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *