Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADVERTORIALPEMERINTAHANTANGERANG RAYAUncategorized

Penjelasan Dinas Perkim Kota Tangerang Tentang Fungsi dan Klasifikasi Bangunan Gedung Berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 2021

74
×

Penjelasan Dinas Perkim Kota Tangerang Tentang Fungsi dan Klasifikasi Bangunan Gedung Berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 2021

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) Kota Tangerang, jelaskan tentang bangunan gedung yang ada di Kota Tangerang.

Example 300x600

Hal itu berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Bangunan gedung ditetapkan berdasarkan Fungsi Bangunan Gedung dan Klasifikasi Bangunan Gedung.

Kepala Dinas (Kadis) Perumahan, Permukiman dan Pemakaman Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagya menjelaskan, fungsi bangunan gedung merupakan ketetapan pemenuhan standar teknis. Baik ditinjau dari segi tata bangunan dan lingkungannya maupun keandalan bangunan gedungnya.

“Fungsi bangunan gedung meliputi, fungsi hunian, fungsi keagamaan, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya dan fungsi khusus,” terangnya.

Dijelaskan, klasifikasi bangunan gedung dapat dikategorikan berdasarkan, tingkat kompleksitas, sederhana, tidak sederhana, khusus, tingkat permanensi, bangunan gedung sederhana, bangunan gedung tidak sederhana dan bangunan gedung khusus.

Selanjutnya bangunan gedung berdasarkan tingkat risiko bahaya kebakaran diantaranya, bangunan gedung tingkat risiko kebakaran tinggi,
Blbangunan gedung tingkat risiko kebakaran sedang dan bangunan gedung tingkat risiko kebakaran rendah.

Lalu berdasarkan Lokasi yakni, bangunan gedung di lokasi padat,
Bangunan gedung di lokasi sedang dan bangunan gedung di lokasi renggang.

Kemudian bangunan gedung berdasarkan ketinggian gedung adalah, bangunan gedung supertinggi,
bangunan gedung pencakar langit,
bangunan gedung bertingkat tinggi,
bangunan gedung bertingkat sedang dan bangunan gedung bertingkat rendah.

Gedung Tinggi

Berikutnya untuk bangunan gedung berdasarkan kepemilikan bangunan gedung meliputi, bangunan gedung negara dan bangunan gedung selain milik negara.

Sementara untuk kelas bangunan dapat diklasifikasikan sebagai berikut,
kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5, kelas 6, kelas 7, kelas 8, kelas 9 dan kelas 10.

“Bagian bangunan gedung yang penggunaannya insidental dan sepanjang tidak mengakibatkan gangguan pada bagian bangunan gedung lainnya, dianggap memiliki klasifikasi yang sama dengan bangunan utamanya,” terang Kadis.

Ditambahkannya, bangunan gedung dapat memiliki klasifikasi jamak dalam hal terdapat beberapa bagian dari bangunan gedung yang harus diklasifikasikan secara terpisah. (Adv).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *