Pelaku Edar Obat Keras Tanpa Izin Diamankan Satresnarkoba Polres Lebak

 

LEBAK, (B1) – Edarkan obat keras tanpa izin edar, Satresnarkoba Polres Lebak mengamankan pelaku MM (29), warga Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, pada Selasa (15/11/22).

Kasatresnarkoba Polres Lebak AKP Malik Abraham mengatakan, Satresnarkoba Polres Lebak juga berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 271 butir obat merk Tramadol, satu unit handphonhe dan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp29 ribu-.

“Benar, kami berhasil mengamankan seorang pelaku MM (29) warga Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung pada Selasa (15/11) sekira pukul 19.30 Wib,” ujar Malik, Rabu (30/11/22).

Malik menjelaskan pengungkapan ini berdasarkan dari informasi masyarakat.

“Awalnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat tentang peredaran obat keras. Kemudian kami melakukan pendalaman dan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang saat digeledah ditemukan barang bukti tersebut,” ungkapnya.

Malik menambahkan jika obat keras Tramadol tidak boleh diperjual belikan secara bebas.

“Tramadol ini sering kali disalah gunakan, apabila dikonsumsi akan menimbulkan kecanduan. Selain itu penggunaan Tramadol juga dapat menyebabkan efek samping berupa mual, muntah, sembelit, pusing, rasa kantuk dan sakit kepala. Bahkan, yang paling parahnya, kecanduan tramadol dapat meningkatkan risiko penurunan fungsi otak, hingga kematian secara permanen sehingga perlu adanya resep dokter,” tuturnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Lebak untuk dilakukan pemeriksaan.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 196 atau Pasal 197 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara,” tegasnya. (hum/sus).

 4,244 Pembaca

Related posts

Leave a Comment