Survey IPO: WH Teratas Demokrat Terbatas

 

TANGERANG, (B1) – Hasil survey terbaru Indonesia Political Opinian (IPO), terkait popularitas dan elektabilitas, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) masih berada diposisi puncak. Selain WH, nama-nama tokoh populer Di
provinsi Jawara juga tak luput dari sorotan publik.

Dari sisi popularitas, Wahidin Halim
menduduki posisi pertama dengan tingkat keterkenalan sebesar 89.6 persen, disusul aktor senior Rano Karno sebesar 87.5 persen dan Andika Hazrumy sebesar 76.9 persen.

Tokoh lain yang juga mendapat persepsi popularitas cukup tinggi di provinsi Banten, diantaranya, Iti Octavia Jayabaya 44.7 persen, Airin Rachmi Diany 38.7 persen, Arif R. Wismansyah 19.2 persen, NurAini 17.3 persen, Siti Nur Azizah 14.6 persen, Jayabaya 11.5 persen, dan 11 nama lainnya yang mendapat persentase popularitas di bawah 10 persen.

“Situasi ini menggambarkan jika provinsi Banten jauh lebih banyak memiliki tokoh potensial dibanding daerah lain yang hanya terpusat pada sedikit orang,” kata Dedi Kurnia Syah, Direktur Eksekutif IPO, saat ekpose di bilangan Lippo Karawaci, Sabtu, (11/12/21).

IPO juga memotret tingkat keterpilihan tokoh-tokoh potensial
yang digadang berpeluang mengikuti kontestasi pemilihan gubernur tahun 2024 di Banten. Dari 20 nama tokoh yang diuji, Wahidin Halim berada pada urutan pertama
dengann tingkat keterpilihan sebesar 33.4 persen, disusul Andika Hazrumy sebesar 21.5 persen lalu Rano Karno 13.7 persen.

“Terjadi perbedaan antara popularitas dan elektabilitas, Wahidin Halim konsisten berada pada posisi teratas. Tetapi Rano Karno yang lebih popular dari Andika Hazrumy justru ditingkat keterpilihan berganti posisi di bawah Andika,” jelasnya.

Nama lainnya yang juga mendapat atensi keterpilihan adalah Iti Octavia Jayabaya 11.4 persen, Airin Rachmi Diany 6.1 persen, Siti Nur Azizah 3.8persen, Jayabaya 1.0 persen. Sementara 13 nama lainnya mendapat tingkat keterpilihan di bawah 1 persen.

Dalam simulasi 10 nama, Wahidin Halim masih perkasa diposisi teratas dengan perolehan angka keterpilihan 35.1 persen, disusul Andika Hazrumy yang mendapat perubahan persepsi sebesar 25.9 persen. Kemudian Rano Karno konsisten di posisi ketiga dengan 13.8 persen.

Begitupun saat simulasi 3 nama, Wahidin Halim meningkat menjadi 41.3 persen, Andika Hazrumy 32.4 persen, lalu Rano Karno terpaut jauh hanya mengantongi elektabilitas sebesar 13.3 persen.

IPO juga mensurvey partai politik bila pemilu dilakukan saat ini. Dimana partai PDIP menempati posisi pertama dengan 22,6 persen, Gerindra 20,9 persen dan Golkar 16,3 persen.

Sedangkan Partai Demokrat yang diketahui mengusung Wahidin Halim di Pilgub Banten 2017 lalu, berada di posisi tujuh dengan 4,7 persen. Survei dilaksanakan IPO pada 29 November
hingga 2 Desember 2021.

Menanggapi hasil survey IPO Direktur KPN Adib Miftahul mengaku tidak merasa terkejut. Sebab menurutnya Wahidin Halim memang dinilai sosok yang seksi sebagai tokoh di Banten maupun di perpolitikan.

Sementara terkait hasil survey yang menempatkan Partai Demokrat diposisi cukup jauh dari puncak. Ia berpesan agar Partai Demokrat segera berbenah.

“WH adalah sosok yang sudah populer sejak menjabat Wali Kota Tangerang hingga menjadi gubernur Banten saat ini. Hasil survey linear dengan sosok dan hasil kerja beliau,” tegasnya.

Menanggapi hal itu anggota DPRD Provinsi Banten asal partai Demokrat Nawa Said Dimyati mengaku menerima atas hasil survey yang dilakukan IPO. Menurutnya kerja-kerja yang berlandaskan akademik akan menjadi masukan untuk Partai Demokrat.

“Ini jadi PR buat partai Demokrat Banten. Masih ada cukup waktu bagi Partai Demokrat untuk mengubah posisi sebagaimana hasil survey IPO,” pungkasnya. (way).

121,283 kali dilihat, 621 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment