Wabup Tangerang Minta Kades Terpilih Tidak Konvoi

 

TIGARAKSA, (B1) – Wakil Bupati Tangerang Mad Romli meminta calon kades terpilih untuk tidak melaksanakan konvoi dan arak-arakan kemenangan. Jangan sampai konvoi calon kades terpilih itu menimbulkan kerumunan dan menjadi sumber konflik fisik antar pendukung karena saat ini wilayah Kabupaten Tangerang yang masih dalam situasi pandemi Covid 19.

Hal ini disampaikan wakil bupati dari ruang kerjanya, Rabu (13/10/21).

“Selain masih dalam situasi pandemi, konvoi dan arak -arakan itu memicu kerumunan dan memancing kemarahan pendukung calon yang kalah,” ujarnya.

Mad Romli berharap agar seluruh calon kepala desa baik yang kalah maupun yang terpilih bisa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bisa meredam para pendukungnya dalam sampai seluruh tahapan pilkades selesai.

Menang dan kalah menurutnya adalah hal yang biasa. Untuk itu dia menghimbau agar kepala desa terpilih untuk tidak merasa jumawa dan harus bisa merangkul yang kalah. Syukuri amanah yang telah diberikan dengan karya nyata, bukan pesta pora yang pada akhirnya merugikan banyak pihak.

“Kades terpilih harus bisa merangkul yang kalah dan segera melakukan rekonsiliasi, agar pembangunan di Kabupaten Tangerang dapat terus dilaksanakan dan berjalan sesuai proses yang telah ditetapkan. Semua itu demi kebaikan bersama, seluruh masyarakat,” tandasnya.

Mad Romli berharap agar calon kepala desa yang belum beruntung untuk tetap semangat dan tidak patah arang. Semua harus tetap mendukung kepada calon terpilih. Karena pada dasarnya pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak akan berjalan tanpa dukungan dan peran serta seluruh masyarakat.

“Mari kita bersama-sama membangunan Kabupaten Tangerang agar semakin gemilang. Mari kita bersama-sama bersinergi, saling peduli dan bergotong royong mewujudkan Kabupaten Tangerang yang sehat, bangkit dan gemilang. Sebagaimana tema HUT Kabupaten Tangerang yang ke-389,” tandasnya. (kom/sus).

28,866 kali dilihat, 674 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment