Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pembunuh Bayaran

 

JAKARTA, (B1) – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penembakan yang menyebabkan Armand alias Alex meninggal dunia, yang terjadi di Kunciran, Pinang, Kota Tangerang. Pada kasus ini Petugas berhasil mengamankan tiga pelaku.

Polda Metro Jaya menerangkan, korban (Alex) yang juga dikenal sebagai ahli pengobatan alternatif itu ditembak oleh para pembunuh bayaran.

Tiga dari empat pelaku penembakan yang ditangkap yakni M, S, dan K. Sementara satu pelaku lainnya berinisial Y masih diburu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri menjelaskan secara rinci peran-peran para pelaku. Yusri menyebut, M adalah inisiator atau aktor intelektual pembunuhan tersebut. Ia memerintahkan S dan K untuk membunuh A.

“Kami amankan M pada Kamis lalu di salah satu rumah makan di daerah Serang,” kata Yusri dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (28/9/21).

Sementara itu K adalah eksekutor yang melepas peluru ke arah korban berinisial A dari jarak 2 meter. Terkahir, S adalah joki yang membantu eksekutor K melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor matic.

Menurut Yusri, kedua pelaku K dan S mau melakukan aksi penembakan terhadap korban Armand karena dilatarbelakangi motif ekonomi alias uang.

“Motif pelakunya mau melakukan pembunuhan karena ekonomi alias uang,” jelasnya.

Yusri mengungkapkan, untuk tersangka Y berperan sebagai penghubung antara tersangka M dengan eksekutor K.

Kepada tersangka Y, Yusri mengingatkan agar segera menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya atau Polres Metro Tangerang. Ditegaskan pihaknya akan terus mengejar tersangka hingga berhasil ditangkap.

“Kami kasih waktu untuk menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya atau polres Metro tangerang selama 3×24 jam. Jadi, ada empat pelakunya. Saat ini tim kami masih bergerak di lapangan untuk mengejar tersangka yang masih buron,” tandasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana subside pasal 338.

Untuk diketahui, Alex ditembak di kediamannya, Jalan Nean Saba, Kunciran, Pinang, Kota Tangerang. Alex ditembak usai salat Maghrib berjamaah di masjid. Sempat mendapatkan perawatan di RS Mulya Tangerang, namun akhirnya tak tertolong. (way).

23,162 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment