Ketua MPR Dukung Produsen Masker Dalam Negeri

 

JABAR, (B1) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung industri alat kesehatan nasional dalam memproduksi berbagai kebutuhan alat kesehatan. Seperti yang dilakukan PT Hetzer Medical Indonesia yang memproduksi alat perlindungan diri, khususnya masker bedah/surgical dengan brand Evo Mask. Terlebih saat pandemi Covid-19, masker merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat umum maupun tenaga medis.

“Berdiri sejak tahun 2010, PT Hetzer Medical Indonesia tidak sekadar mencari keuntungan dalam menjual berbagai produk maskernya. Tetapi, tidak lupa memberikan bantuan sosial kepada berbagai kalangan. Hari ini PT Hetzer Medical Indonesia memberikan bantuan 1 juta masker kepada Ketua MPR RI. Sebelumnya bantuan 1 juta masker juga diberikan kepada Satgas Lawan Covid-19 DPR RI, Pemprov Jawa Barat, Jawa Tengah, serta sejumlah rumah sakit di Jawa Barat,” terang Bamsoet, usai mengunjungi pabrik PT Hetzer Medical Indonesia, di Kota Cimahi, Sabtu (14/8/21).

Bamsoet menjelaskan, hadirnya berbagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang industri alat kesehatan, seperti PT Hetzer Indonesia, menjadikan Indonesia tidak lagi bergantung kepada impor dalam memenuhi kebutuhan masker nasional di saat pandemi Covid-19. Bahkan setelah terpenuhinya kebutuhan masker dan APD untuk penanganan covid-19 di dalam negeri, Kementerian Perindustrian mencatat, Indonesia telah mengekspor masker dan alat pelindung diri (APD) senilai USD 246 juta atau Rp 3,4 triliun sepanjang tahun 2020.

“Industri alat kesehatan nasional memiliki kapasitas produksi APD sebanyak 39,6 juta pieces per bulan dan surgical gown atau pakaian bedah 24,9 juta pieces per bulan. Produksi masker medis mencapai 405,9 juta pieces per bulan, masker N95 360 ribu pieces per bulan, dan masker kain 95 juta pieces per bulan,” jelasnya.

Bamsoet menekankan, dengan disiplin menggunakan masker, masyarakat bisa melindungi diri satu sama lain. Sebagaimana ditegaskan World Health Organization (WHO), pemakaian masker merupakan bagian dari rangkaian komprehensif langkah pencegahan dan pengendalian untuk membatasi penyebaran virus Covid-19.

“Hasil riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada November 2020 menyimpulkan orang-orang yang selalu memakai masker selama eksposur tinggi memiliki risiko 70 persen lebih rendah terinfeksi dibandingkan dengan mereka yang tidak memakai masker. Karenanya jangan pernah abai dalam memakai masker,” pungkasnya. (man).

14,019 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment