Wabup Tangerang Tanam Mangrove di Pulau Cangkir

TIGARAKSA, (B1) – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang H.Mad Romli secara simbolis menanam 10 Ribu pohon mangrove di Pulau Cangkir Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sabtu (5/6/21)

Kegiatan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 5 Juni.

Mad Romli mengatakan, Indonesia memiliki sekitar 23% persen dari keseluruhan ekosistem mangrove dunia, dan Kabupaten Tangerang yang memiliki 51 Km garis pantai ada termasuk di dalamnya

Lanjutnya, Mangrove merupakan salah satu ekosistem esensial di dunia yang mendukung sektor perikanan, mencegah abrasi pantai, banjir, menjaga kualitas air pesisir, konservasi keanekaragaman hayati, penyimpanan karbon dan menyediakan bahan-bahan alami penting dan menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak orang.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi sekali kegiatan seperti ini dalam rangka upaya pendidikan, pembinaan dan sosialisasi begitu besar manfaat mangrove bagi keberlangsungan kita dan anak cucu kita kelak,” terangnya.

Mad Romli mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya kepada Yayasan Bangsa Suci yang telah begitu banyak dan konsisten dalam menyelenggarakan kegiatan pelestarian lingkungan di Kabupaten Tangerang.

“Penanaman 10.000 pohon mangrove ini adalah bukti nyata dan kesungguhan yang patut dijadikan contoh pihak-pihak lain untuk dapat juga melakukan hal-hal yang sama dalam upaya pelestarian lingkungan,” tandasnya.

Sementara secara Virtual, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy jmenyatakan, salah satu bentuk kepedulian adalah dengan ikut serta dalam penanaman tanaman bakau atau yang sering disebut juga mangrove.

Keberadaan ekosistem mangrove terbilang cukup penting khususnya bagi kawasan pesisir, baik sebagai benteng pertahanan terhadap resiko bencana maupun sebagai mata pencaharian alternatif melalui pengembangan industri pariwisata. Serta lebih banyak lagi dalam memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia

“Saya mengajak semua pihak termasuk masyarakat Kabupaten Tangerang untuk menjaga kelestarian hutan mangrove tersebut,” tukasnya. (kom/sus).

7,329 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment